Kementerian Koperasi berencana membangun SPBU Nelayan bekerja sama dengan Pertamina, Pemerintah Daerah, dan Kementerian Kelautan.
Ekonomi

Kementerian Koperasi Bangun SPBU untuk Nelayan

  •   BALIKPAPAN, IBUKOTAKINI.COM - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) berencana membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus nelaya
Ekonomi
Redaksi

Redaksi

Author

BALIKPAPAN, IBUKOTAKINI.COM - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) berencana membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus nelayan. Pembangunan sarana khusus itu dilakukan melalui program Solar untuk Koperasi Nelayan (Solusi Nelayan). 

Deputi Bidang Perkoperasian KemenKopUKM Ahmad Zabadi menjelaskan, program Solusi Nelayan bertujuan memenuhi ketersediaan BBM maupun produk lain yang menjadi kebutuhan nelayan.

"Solusi Nelayan (program solar untuk koperasi nelayan) ini nanti akan dikelola koperasi supaya para nelayan dapat memanfaatkan BBM subsidi agar tepat sasaran. Tapi ini hanyalah trigger untuk membangun ekosistem koperasi," kata Ahmad Zabadi dalam keterangan resmi, dikutip Selasa, 13 Juni 2023. 

Lebih lanjut, Zabadi menambahkan bahwa selama ini harga BBM yang terjangkau menjadi hal yang langka dan masalah tersendiri bagi para nelayan. Sebab 60 persen biaya operasional nelayan dihabiskan untuk membeli BBM.

BACA JUGA:

Dengan hadirnya Program Solusi Nelayan, mereka akan mendapatkan solusi dari sisi BBM melalui tersedianya SPBU Nelayan yang menyediakan solar bagi mereka.

"Selama ini mereka membeli solar itu sekitar Rp12 ribu. Padahal harga solar itu hanya Rp6.800 di SPBU. Maka kehadiran SPBU Nelayan melalui program Solusi Nelayan akan menjadi jawaban untuk mengatasi permasalahan mereka," kata Zabadi.

Selain itu, nelayan juga dikatakan memiliki masalah dalam distribusi dan pemasaran hasil tangkapan mereka. Selama ini mereka dikatakan masih mengandalkan tengkulak yang merugikan nelayan karena pembayarannya yang harus menunggu sampai satu bulan dan harga jual yang diberikan rendah.

"Dengan kehadiran koperasi nelayan, selain untuk mengelola SPBU Nelayan, mereka juga nantinya dapat menjadi agregator bagi hasil tangkapan nelayan. Jadi inilah ekosistem yang akan hadir melalui Solusi Nelayan," katanya.

BACA JUGA:

Pada tahal awal, SPBU Nelayan ini akan segera dibangun di Surabaya dengan bantuan pola kemitraan antara PT Pertamina (Persero) dengan Pemerintah Kota Surabaya.

Sebelumnya MenKopUKM Teten Masduki mengatakan bahwa SPBU Nelayan sangat penting untuk dibangun. Hal ini karena terdapat 11 ribu desa nelayan di Indonesia, namun baru ada 338 SPBU. MenKopUKM juga memastikan pemerintah akan memperbanyak SPBUN melalui program Solusi di Indonesia.

"Maka Pemerintah akan membangun secara bertahap SPBU mini supaya pasokan BBM dekat dengan desa nelayan," ucap Teten. ***