
KONI Kaltim Siapkan Road Map Menuju 3 Besar PON 2028 NTB–NTT
- Tetapkan 5 Tahapan Menuju 3 Besar PON
Samarinda
IBUKOTAKINI.COM - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim) menargetkan masuk tiga besar nasional pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Target ambisius tersebut dituangkan dalam Road Map KONI Kaltim 2025–2029 yang disusun secara bertahap dan terukur.
Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras mengatakan, road map ini menjadi pedoman strategis pembinaan olahraga prestasi Kaltim agar berjalan lebih fokus, berbasis data, dan berkelanjutan.
“Target tiga besar PON 2028 bukan sekadar ambisi, tapi dirancang melalui tahapan yang realistis, terukur, dan disiplin. Road map ini menjadi kompas pembinaan atlet Kaltim,” ujar Rusdiansyah Aras dalam keterangan Minggu, 4 Januari 2026.
BACA JUGA:
Balikpapan Juara Umum POPDA Kaltim 2025, Ini Daftar Peraih Medali Lengkap
Evaluasi PON 2024 Jadi Titik Awal
Menurut Rusdiansyah, tahun 2025 menjadi fase evaluasi dan transisi, dengan fokus pada evaluasi total hasil PON 2024 serta penetapan atlet inti lapisan satu dan dua yang diproyeksikan tampil di PON 2028.
Pada fase ini, KONI Kaltim juga menyiapkan database atlet “Kaltim Emas 2028” yang terverifikasi dan selalu diperbarui sebagai dasar pengambilan kebijakan pembinaan.
Penguatan Atlet dan SDM di Fase Kritis
Memasuki 2026, KONI Kaltim akan menjalankan fase krusial berupa pematangan dasar dan penguatan sumber daya manusia (SDM).
Program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) jangka panjang dilaksanakan secara umum dan khusus, didukung pendekatan sport science.
BACA JUGA:
“Kami menargetkan peningkatan 10 hingga 15 persen pada parameter fisik dan teknik dasar atlet. Selain itu, seluruh pelatih inti wajib tersertifikasi Sport Science Level 1,” jelas Rusdiansyah.
Fokus Lolos Pra-PON dan Kualifikasi
Tahun 2027 diarahkan pada peningkatan performa dan pra-kompetisi, dengan Puslatda terpusat intensif serta keikutsertaan penuh dalam Pra-PON dan kualifikasi PON.
KONI Kaltim menargetkan minimal 80 persen kuota cabang olahraga dan atlet lolos PON, disertai konfirmasi potensi raihan medali atau warna medali.
BACA JUGA:
Gazali Terpilih Pimpin KONI Balikpapan, Pembinaan Atlet Jadi Sorotan
Pada 2028, seluruh program diarahkan pada puncak performa atlet. Tahapan tapering, training camp di wilayah dengan karakter geografis dan iklim serupa NTB–NTT, hingga kesiapan mental menjadi fokus utama.
“Kami ingin atlet tiba di PON 2028 dalam kondisi terbaik, siap bertanding, dan berjuang maksimal untuk mengharumkan nama Kaltim,” tegas Rusdiansyah.
Regenerasi Menuju PON 2032
Road map ini juga menyiapkan keberlanjutan prestasi. Pada 2029, KONI Kaltim mulai memetakan regenerasi atlet, dengan target mengidentifikasi 50 atlet junior potensial sebagai talent pool PON 2032.
Rusdiansyah menekankan, keberhasilan road map tersebut sangat bergantung pada dukungan anggaran yang memadai dan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur serta sinergi seluruh pemangku kepentingan olahraga.
“Prestasi olahraga adalah hasil kerja kolektif. Dengan dukungan pemerintah dan stakeholder, kami optimistis Kaltim mampu bersaing di level nasional,” pungkasnya. ***
