KPPU Sidak Pasar di 7 Kota, Awasi Harga Pangan Jelang Lebaran
Tren

KPPU Sidak Pasar di 7 Kota, Awasi Harga Pangan Jelang Lebaran

  • KPPU akan terus memantau perkembangan harga dan distribusi pangan selama Ramadan hingga menjelang Lebaran
Tren
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan pasokan bahan pokok secara serentak di tujuh wilayah di Indonesia menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Sidak yang digelar pada Senin (9/3/2026) itu berlangsung di sejumlah kota, yakni Medan, Bandar Lampung, Bandung, Surabaya, Samarinda, Makassar, dan Yogyakarta. 

Kegiatan ini bertujuan memantau stabilitas harga, memastikan ketersediaan pangan, sekaligus mengawasi potensi praktik persaingan usaha tidak sehat dalam distribusi komoditas pangan selama Ramadan.

Berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah pasar tradisional, KPPU mencatat pasokan bahan pokok secara umum masih dalam kondisi aman. Meski demikian, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KPPU, Deswin Nur, menilai peningkatan permintaan selama Ramadan dan menjelang Lebaran menjadi salah satu faktor yang memengaruhi naiknya harga di pasaran. 

“Lonjakan konsumsi masyarakat pada periode lebaran kerap memicu penyesuaian harga di tingkat pedagang,” imbuhnya pada Kamis 12 Maret 2026.

BACA JUGA:

Jelang Lebaran, KPPU Temukan Praktik Tying-In Minyakita di Kaltim - ibukotakini.com

Melalui kegiatan sidak ini, KPPU juga ingin memastikan tidak ada pelaku usaha yang memanfaatkan momentum tingginya permintaan dengan melakukan praktik penimbunan, kartel, atau pengaturan distribusi yang dapat merugikan masyarakat.

KPPU akan terus memantau perkembangan harga dan distribusi pangan selama Ramadan hingga menjelang Lebaran. 

Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasar sekaligus memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang wajar.

Selain itu, KPPU juga mengimbau para pelaku usaha agar tetap mematuhi prinsip persaingan usaha yang sehat serta tidak mengambil keuntungan secara berlebihan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari raya. ***