Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud mengatakan perubahan kebijakan ini didasari oleh pemantauan indeks kualitas udara pada hari Minggu kemarin yang menunjukkan penurunan tingkat pencemaran kabut asap secara signifikan
Balikpapan

Kualitas Udara Balikpapan Membaik, Jam Masuk Sekolah Diubah

  • Siswa Kembali Belajar di Sekolah Mulai Hari Ini
Balikpapan
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan resmi menghentikan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan mengembalikan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah mulai hari ini.

Keputusan tersebut diambil setelah evaluasi menunjukkan indikator kualitas udara di Kota Balikpapan mulai membaik dari kategori "Tidak Sehat" menjadi "Sedang".

Wali Kota Balikpapan menjelaskan, keputusan ini berdasar hasil pemantauan berkala yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan.

"Setelah koordinasi dengan DLH dan Dinas Pendidikan pada tanggal 14–16 sebelumnya, kita sempat berlakukan PJJ karena indeks udara berada di level kurang sehat. Kebijakan PJJ tersebut bahkan sempat kita lanjutkan hingga hari Sabtu," ungkap Wali Kota Balikpapan saat dijumpai pada Senin, 19 Oktober 2026.

Ia menyebut, perubahan kebijakan ini didasari oleh pemantauan indeks kualitas udara pada hari Minggu kemarin yang menunjukkan penurunan tingkat pencemaran kabut asap secara signifikan.

"Begitu kita lihat hari Minggu kemarin, ternyata indikatornya turun ke kategori sedang di angka 71. Kategori tidak sehat itu kan berada di angka 100 ke atas," jelasnya.

BACA JUGA:

Kabut Asap Mereda, Sekolah di Balikpapan Mulai Gelar PTM Kembali 19 Oktober 2026 - ibukotakini.com

Dengan angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang kembali ke ambang batas aman tersebut, Pemkot Balikpapan memutuskan para siswa dapat kembali belajar langsung di sekolah.

Meski kegiatan belajar mengajar kembali digelar secara tatap muka, Pemkot Balikpapan menerapkan penyesuaian jadwal demi menjaga kesehatan para siswa dari paparan sisa kabut asap di pagi hari.

"Hari ini sekolah kembali normal, tetapi waktunya yang kita atur. Jam masuk sekolah diundur menjadi jam 08.00 WITA," ungkapnya.

Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan akan terus memantau dinamika kualitas udara dari waktu ke waktu. Jika kondisi udara kembali memburuk, Pemkot tidak ragu untuk menerapkan kembali sistem pembelajaran daring.

Wali Kota menekankan bahwa keselamatan dan kondisi fisik anak-anak tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan.

"Sambil kita lihat kondisi dan situasi udara. Kalau memang nanti kembali lagi ke level tidak sehat, ya kita berlakukan PJJ lagi. Kesehatan anak-anak adalah yang paling penting di atas segala-galanya," tutup Wali Kota Rahmad Mas’ud. (Adv-Diskominfo PPU)