
Kualitas Udara Tidak Sehat, PKK Balikpapan Bagi 5.000 Masker di Jalan
- Nurlena Rahmad Mas'ud Pimpin TP PKK Balikpapan Bagikan Masker untuk Pengendara
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Kualitas udara di Kota Balikpapan masuk kategori Tidak Sehat. Data resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan per 15 Oktober 2026 pukul 08.00 WITA mencatat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) menyentuh angka 168 dengan parameter kritis PM2,5.
Merespons kondisi tersebut, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Balikpapan langsung turun ke jalan membagikan ribuan masker kepada masyarakat, Kamis (15/10/2026).
Aksi kemanusiaan tersebut dipimpin langsung Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas'ud.
Sebanyak 5.000 pcs masker dibagikan gratis kepada pengendara, khususnya pengguna roda dua yang paling rentan terpapar polusi udara.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/kaltim-darurat-karhutla-8-713-hektar-lahan-hangus
Pembagian masker dipusatkan di depan Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan. Di lokasi tersebut, jajaran TP PKK memberhentikan pengendara yang melintas untuk memberikan masker sekaligus edukasi pentingnya perlindungan diri.

Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas'ud, mengatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian TP PKK terhadap kesehatan masyarakat di tengah memburuknya kualitas udara.
"Pembagian masker ini sebagai bentuk kepedulian TP PKK kepada masyarakat akan pentingnya kesehatan agar tidak terpapar asap. Mengingat dari data sejak 13 Oktober 2026 kualitas udara tidak sehat," ungkap Nurlena disela-sela membagikan masker.
BACA JUGA:
Berdasarkan pemkot balikpapan yang dikutip hari ini, status kualitas udara Balikpapan berada pada kategori Tidak Sehat. Warga diimbau untuk lindungi diri dari paparan udara tidak sehat.
Adapun imbauan kesehatan yang dikeluarkan Pemkot Balikpapan adalah:
1. Gunakan masker terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
2. 2. Kurangi aktivitas di luar, hindari keluar rumah jika tidak ada keperluan penting.
3. Perbanyak minum air putih untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.
4. Konsumsi makanan bergizi, cuci tangan secara rutin, dan segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala ISPA seperti batuk, sesak napas, atau keluhan pernapasan lainnya.
Nurlena berharap pembagian masker ini dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan PM2,5 yang saat ini menjadi parameter kritis di Balikpapan.
"Harapannya pembagian masker yang dilakukan hari ini membantu masyarakat yang beraktivitas di luar," pungkasnya. ***
