
Lantik 75 Pejabat, Wali Kota Minta Pegang Sumpah Jabatan
- Wali Kota ingatkan pejabat bahwa sumpah jabatan memiliki konsekuensi moral yang wajib dijaga
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Kota Balikpapan menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Kepala Puskesmas, Kepala Sekolah, dan Jabatan Fungsional Tertentu yang dirangkaikan dengan pengambilan sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil (PNS), di Aula Balai Kota, Kamis (16/4/2026).
Pelantikan dilaksanakan langsung Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang dihadiri Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo dan sejumlah pejabat lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 75 pejabat resmi dilantik. Selain itu, 119 PNS turut diambil sumpah jabatannya sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud menegaskan, pelantikan ini bukan hanya seremoni, melainkan bagian dari upaya penyegaran organisasi untuk mendorong peningkatan kinerja birokrasi dan pelayanan publik.
Jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan secara profesional, berintegritas, serta mampu menghadirkan inovasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Saya minta seluruh pejabat yang dilantik bekerja maksimal, menjaga kepercayaan yang diberikan, dan terus berinovasi,” ucapnya.
BACA JUGA:
Monitoring PBB, Pemkot Balikpapan Luncurkan Aplikasi Sapa Warga - ibukotakini.com
Kepada 119 ASN yang baru diambil sumpahnya, Rahmad mengingatkan bahwa sumpah jabatan memiliki konsekuensi moral yang wajib dijaga.
Di mana pentingnya menjaga kerahasiaan negara dan menghindari segala bentuk pelanggaran.
“Sumpah itu sakral, jangan sampai ada yang membocorkan rahasia pemerintahan sekecil apa pun,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar semangat kerja tidak hanya tinggi di awal masa jabatan. Konsistensi kinerja, menurutnya, menjadi kunci dalam menjaga kualitas pelayanan.
Pemkot Balikpapan, lanjutnya, akan melakukan evaluasi kinerja secara berkala, termasuk dalam kurun waktu enam bulan ke depan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam penentuan jabatan, seiring penerapan sistem promosi berbasis merit.
Rahmad menambahkan pentingnya tanggung jawab ASN, termasuk dalam proses perencanaan dan penganggaran. Ia mengingatkan agar tidak ada pejabat yang hanya mengejar jabatan tanpa menjalankan tanggung jawabnya.
BACA JUGA:
Ini Alasan Pemkot Balikpapan Pangkas Pohon Tiap Malam - ibukotakini.com
Di sisi lain, kolaborasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) juga menjadi perhatian. Seluruh ASN harus bekerja sebagai satu kesatuan dalam menyelesaikan berbagai persoalan kota.
“Jangan ada lagi yang merasa ini bukan tugasnya. Kita harus bekerja bersama,” katanya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemkot Balikpapan juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) pensiun, tali asih dari KORPRI, serta Tabungan Hari Tua (THT) kepada 16 ASN yang memasuki masa purna tugas per 1 Mei 2026.
Penyerahan ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian para ASN selama menjalankan tugas di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan. (Adv Diskominfo Balikpapan)
