
Lepas Jamaah Haji Balikpapan, Pemkot Pesan Jaga Kesehatan
- Jamaah Haji diminta jaga kesehatan, baik fisik maupun mental dalam menjalankan seluruh tahapan ibadah haji
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Sebanyak 675 calon jemaah haji asal Kota Balikpapan resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci dalam rangkaian ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Balikpapan Islamic Center, Senin (27/4/2026), diiringi suasana haru keluarga yang melepas keberangkatan para jemaah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, disiplin, serta kekompakan selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud melalui Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Andi Muhammad Yusri.
Ia mengatakan bahwa ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga kondisi fisik dan mental yang prima.
“Bapak dan Ibu agar selalu diberikan kesehatan dan kekuatan, baik fisik maupun mental dalam menjalankan seluruh tahapan ibadah haji,” pesannya.
BACA JUGA:
Kloter Satu Menuju Madinah, Satu Calhaj Gagal Berangkat - ibukotakini.com
Selain itu, jemaah diminta menjaga komunikasi dengan sesama rombongan serta mematuhi arahan petugas pendamping agar seluruh proses ibadah berjalan lancar tanpa kendala.
Andi Yusri juga mengatakan pentingnya menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci. Para jemaah merupakan duta Kota Balikpapan dan Indonesia yang harus menunjukkan sikap tertib serta saling membantu.
Tak hanya itu, ia turut menitipkan doa agar para jemaah mendoakan Balikpapan, Kalimantan Timur, dan Indonesia selama berada di Tanah Suci.
“Keberangkatan ratusan jemaah tahun ini menjadi momentum penting, mengingat panjangnya antrean haji yang selama ini harus dihadapi Masyarakat,” ucapnya.
Namun, kabar menggembirakan datang dengan adanya penurunan masa tunggu haji.
Lanjut Yusri, jika sebelumnya masa tunggu mencapai 36 tahun, kini menyusut menjadi sekitar 26 tahun. Penurunan signifikan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang telah lama menanti kesempatan berangkat.
“Pengurangan masa tunggu ini memberi harapan baru bagi masyarakat untuk bisa lebih cepat menunaikan ibadah haji,” tambah Andi Yusri. (Adv Diskominfo Balikpapan)
