Juara dunia 7 Kali Formula One, Lewis Hamilton, memberikan dukungan untuk Palestina.
Tren

Lewis Hamilton Suarakan Dukungan untuk Palestina

  • Sebut Situasi Gaza Genosida
Tren
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM - Pembalap Formula 1 tujuh kali juara dunia, Lewis Hamilton, angkat suara soal krisis kemanusiaan di Gaza. 

Melalui unggahan di media sosialnya yang memiliki 40 juta pengkut, Hamilton menyoroti penderitaan warga sipil yang terus memburuk dalam dua tahun terakhir.

“Situasi di Gaza semakin memburuk setiap harinya. Dalam dua tahun terakhir, lebih dari 10 persen penduduk telah tewas atau terluka—termasuk puluhan ribu anak-anak—dan jumlah itu terus meningkat,” tulis Hamilton.

Ia menambahkan, serangan terbaru di Kota Gaza telah memaksa ratusan ribu orang meninggalkan rumah mereka. Rumah sakit di sepanjang jalur Gaza disebutnya sudah kewalahan menampung korban kelaparan maupun yang terluka akibat pengeboman.

BACA JUGA:

Zohran Mamdani: Sosialis Muda yang Guncang Politik New York

“Hari ini, komisi penyelidikan PBB menggambarkan apa yang terjadi di Gaza sebagai genosida. Sebagai manusia, kita tidak bisa tinggal diam dan membiarkan hal ini terus terjadi,” ujar Hamilton.

Hamilton bukan kali pertama menunjukkan sikap politiknya. Sebelumnya, ia dikenal vokal mendukung isu-isu keadilan sosial, kesetaraan ras, hingga lingkungan hidup. Dukungan ini menambah daftar figur publik dunia yang menyerukan penghentian kekerasan di Gaza.

Pernyataan Hamilton segera memicu gelombang reaksi. Ribuan komentar dukungan mengalir dari para penggemar, aktivis, hingga figur publik yang mengapresiasi keberaniannya bersuara. 

Namun, tidak sedikit pula yang menilai langkah tersebut berisiko, mengingat Formula 1 kerap menggelar balapan di kawasan Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, Qatar, dan Bahrain.

BACA JUGA:

Israel dan Meta Kolaborasi Hapus Konten Pro-Palestina

Di lingkup Formula 1 sendiri, belum ada pernyataan resmi dari penyelenggara terkait unggahan Hamilton. Namun, beberapa pembalap muda secara tersirat memberikan tanda “like” di media sosial, isyarat simpati yang bisa dibaca publik.

Hamilton memang dikenal sebagai salah satu pembalap paling vokal di luar lintasan. Ia kerap mengangkat isu kesetaraan ras, lingkungan hidup, hingga hak asasi manusia. 

Dengan suara lantang mendukung Palestina, Hamilton menambah daftar figur olahraga dunia yang menyerukan penghentian kekerasan di Gaza.***