PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) bersama Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin mendorong percepatan elektrifikasi
Kabar Ibu Kota

‎Listrik Jadi Motor Ekonomi, PLN dan DPR Dorong Elektrifikasi Kaltim-Kaltara

  • Dukungan Komisi XII DPR RI menjadi dorongan bagi PLN untuk memperluas layanan listrik
Kabar Ibu Kota
Bunga Citra

Bunga Citra

Author

IBUKOTAKINI.COM - Pemerataan akses listrik di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) terus menjadi perhatian dalam agenda pembangunan ekonomi daerah. 

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) bersama Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin mendorong percepatan elektrifikasi melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dan Listrik Desa (Lisdes).

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperluas akses energi bagi masyarakat sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses kelistrikan.

Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin mengatakan, ketersediaan listrik merupakan salah satu prasyarat pembangunan yang berkeadilan. 

Di mana listrik tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan potensi wilayah.

“Kami mendukung penuh berbagai program PLN dalam memperluas akses listrik kepada masyarakat, khususnya melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik dan Program Listrik Desa. Kehadiran listrik merupakan investasi sosial yang memberikan dampak luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” terang Syafruddin pada Rabu, 5 Agustus 2026.

BACA JUGA:

Srikandi PLN Bawa 178 Anak Yatim Berani Bermimpi dan Kejar Cita - ibukotakini.com

General Manager PLN UID Kaltimra Muchamad Chaliq Fadli mengatakan dukungan Komisi XII DPR RI menjadi dorongan bagi PLN untuk memperluas layanan listrik di Kaltim dan Kaltara.

Diketahui kondisi geografis kedua provinsi menjadi tantangan tersendiri dalam memperluas infrastruktur kelistrikan. Karena itu, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar program elektrifikasi dapat berjalan lebih efektif.

“Kolaborasi dengan Komisi XII DPR RI merupakan bagian penting dalam memperkuat ekosistem pembangunan ketenagalistrikan. Dukungan terhadap program-program strategis PLN memberikan optimisme bagi kami untuk terus memperluas jangkauan layanan serta memastikan masyarakat memperoleh akses listrik yang berkualitas dan berkelanjutan,” kata Chaliq.

PLN UID Kaltimra terus melakukan pembangunan dan penguatan infrastruktur kelistrikan, meningkatkan keandalan jaringan distribusi, melakukan digitalisasi layanan pelanggan, hingga mempercepat elektrifikasi di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses.

BACA JUGA:

YBM PLN UID Kaltimra Salurkan Zakat untuk Pendidikan hingga Warga Prasejahtera - ibukotakini.com

Chaliq menambahkan, manfaat listrik jauh melampaui kebutuhan penerangan rumah tangga. Akses energi dapat menjadi pemicu aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperluas kesempatan usaha produktif.

“Listrik adalah enabler pembangunan. Kehadirannya membuka peluang tumbuhnya usaha produktif, meningkatkan akses pendidikan dan layanan kesehatan, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terluar,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya menilai kolaborasi dengan DPR RI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi salah satu kunci mempercepat pemerataan akses energi di Kaltim dan Kaltara.

“Penguatan elektrifikasi melalui BPBL dan Lisdes diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga memperluas aktivitas ekonomi,” tutup Chaliq. ***