
Lomba Debat Politik Diikuti 35 Pelajar se Balikpapan
- Upaya Pemkot Balikpapan Kenalkan Demokrasi
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Generasi muda memiliki peran strategis dalam mengawal demokrasi dan menentukan arah pembangunan daerah.
Untuk itu, pelajar didorong tidak hanya berani menyampaikan pendapat, tetapi juga mampu berpikir kritis, menghargai perbedaan, serta bertanggung jawab dalam menyikapi berbagai persoalan publik.
Pesan tersebut disampaikan Staf Ahli Wali Kota Balikpapan Bidang Pemerintahan, Adwar Skenda Putra, saat mewakili Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud pada Lomba Debat Politik Tingkat SMA/SMK/MA sederajat se-Kota Balikpapan Tahun 2026 di Gedung Kesenian Kota Balikpapan, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan ini diikuti 35 peserta dari SMA/SMK/MA sederajat se-Kota Balikpapan.
Setelah melalui babak penyisihan, delapan peserta terbaik terpilih melaju ke babak delapan besar untuk melanjutkan kompetisi hingga final.
Adwar mengapresiasi kepada Kesbangpol dan seluruh panitia yang telah menghadirkan ruang edukasi politik bagi generasi muda.
BACA JUGA:
Percepat Smart City, Pemkot Balikpapan Buka Kolaborasi AI Bareng ITB - ibukotakini.com
Lomba debat politik bukan hanya ajang adu argumentasi, melainkan sarana untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan analitis, membangun keberanian menyampaikan gagasan, serta menumbuhkan sikap demokratis dalam menghadapi perbedaan pandangan.
“Demokrasi yang sehat membutuhkan partisipasi publik yang cerdas, dan hal tersebut harus dipupuk sejak dini di bangku sekolah,” demikian pesan Wali Kota dalam sambutan yang dibacakan staf ahli.
Mengusung tema “Peran Generasi Muda dalam Mengawal Demokrasi dan Pembangunan Berkelanjutan di Kota Balikpapan”, lomba ini menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai demokrasi sekaligus memperkuat kepedulian terhadap pembangunan daerah.
“Pelajar diharapkan memahami bahwa demokrasi tidak hanya memberikan hak untuk berbicara, tetapi juga menuntut tanggung jawab untuk mendengarkan, menghormati pandangan orang lain, serta mengambil keputusan berdasarkan pemikiran rasional dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
BACA JUGA:
Kualitas Udara Tidak Sehat, PKK Balikpapan Bagi 5.000 Masker di Jalan - ibukotakini.com
Ia menambahkan peran tersebut semakin penting di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial.
“Generasi muda diharapkan mampu menyampaikan pendapat secara bijak, menyaring informasi, serta tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan pandangan yang dapat mengganggu persatuan,” harapnya.
Pada kesempatan tersebut, Adwar turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas keberanian, kemampuan, dan semangat berkompetisi yang ditunjukkan.
“Para pemenang diharapkan terus meningkatkan prestasi, sedangkan peserta yang belum meraih kemenangan didorong menjadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk terus belajar dan berkembang,” pungkasnya. (Adv-Diskominfo Balikpapan)
