Salah satu tenan premium di Pentacity, mal yang dikelola dan dikembangkan PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK).
Ekbis

Mal Paling Top di Balikpapan Ini Ditinggal Dua Komisarisnya

  • Christopher Sumasto Jadi Komisaris Utama Gantikan Francisco Sumasto
Ekbis
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM – Dua komisaris perusahaan pengelola mal paling top di Balikpapan,-- Pentacity dan eWalk, resmi hengkang. Pengunduran mereka disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Selasa, 14 Juli 2026.    

Pentacity dan eWalk merupakan dua pusat perbelanjaan yang dikelola PT Wulandari Bangun Laksana Tbk. Anggota bursa dengan kode BSBK itu  resmi merombak jajaran direksi dan dewan komisaris setelah pemegang saham menyetujui seluruh agenda RUPSLB.

Selain menyetujui perubahan susunan pengurus, para pemegang saham juga mengesahkan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagai penyesuaian terhadap Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.

RUPSLB dihadiri pemegang saham yang mewakili 20.012.196.200 saham atau 79,76 persen dari seluruh saham dengan hak suara yang sah. Seluruh agenda memperoleh dukungan hampir bulat, dengan tingkat persetujuan mencapai 99,99 persen dari saham yang hadir dalam rapat.

Komisaris Utama dan Komisaris Mengundurkan Diri

Dalam agenda pertama, pemegang saham menerima pengunduran diri Francisco Sumasto sebagai Komisaris Utama dan Clarissa Ady Sumasto Tjia sebagai Komisaris. 

Perseroan juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) atas pelaksanaan tugas keduanya selama menjabat, sepanjang tercermin dalam laporan tahunan dan dokumen pendukung perseroan.

“Menerima dengan baik pengunduran diri Tuan FRANCISCO SUMASTO dari jabatannya selaku Komisaris Utama Perseroan, yang berlaku efektif sejak ditutupnya Rapat, dengan memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) atas segala tindakan pengawasan yang dilakukan selama masa jabatannya, sepanjang tindakan-tindakan tersebut tercatat dalam Laporan Tahunan Perseroan dan dokumen pendukungnya serta mengucapkan terima kasih atas jasa-jasa dan kontribusinya dalam Perseroan,” dalam laporan ke otoritas Bursa Efek Indonesia yang ditandatangani Dr. Christina Dwi Utami, SH, MHum, MKn.

RUPSLB juga memberhentikan sejumlah anggota direksi dan komisaris untuk kemudian menetapkan susunan baru manajemen perusahaan.

Susunan Direksi PT WBL Terbaru

Berdasarkan keputusan RUPSLB, susunan Direksi PT Wulandari Bangun Laksana Tbk menjadi:

  • Direktur Utama: Tjia Daniel Wirawan
  • Direktur: Leonardus Sutarman
  • Direktur: Nicholas Sumasto Tjia

Sementara susunan Dewan Komisaris terdiri atas:

  • Komisaris Utama: Christopher Sumasto Tjia
  • Komisaris: Muhammad Andri Pahlevi Situmeang
  • Komisaris Independen: Veronica Pudjiati Lias

Masa jabatan direksi dan komisaris tersebut berlaku sejak penutupan RUPSLB hingga penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan diselenggarakan pada 2031.

Sesuaikan Anggaran Dasar dengan KBLI 2025

Pada agenda kedua, pemegang saham menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar mengenai maksud, tujuan, dan kegiatan usaha perseroan agar sesuai dengan ketentuan KBLI 2025.

Perseroan juga memberikan kuasa kepada direksi untuk menuangkan keputusan tersebut ke dalam akta notaris, mengurus persetujuan kepada instansi berwenang, serta melaksanakan seluruh tindakan administratif yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

BACA JUGA:

BSBK Gelar RUPSLB 14 Juli 2026, Pemegang Saham Bisa Usul Agenda - ibukotakini.com

Balikpapan Superblock (BSB) Ditinggal Komisarisnya, Clarissa Ady Sumasto Tjia - ibukotakini.com

Perubahan ini menjadi bagian dari langkah perseroan memastikan kepatuhan terhadap regulasi terbaru sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan di tengah dinamika dunia usaha dan pasar modal Indonesia.***