Ketua DPP APINDO Kaltim, Slamet Brotosiswoyo bersama pengurus baru hasil PAW masa bakti 2019-2024.
Kabar Ibu Kota

Mantan Wali Kota Rizal Effendi Dilantik Sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Kaltim

  • Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPP APINDO) Kalimantan Timur, Slamet Brotosiswoyo melantik pengurus baru pergantian antarwaktu APIND
Kabar Ibu Kota
Redaksi

Redaksi

Author

IBUKOTAKINI.COM - Mantan Wali Kota Balikpapan dua periode, Rizal Effendi dilantik sebagai Wakil Ketua Ddewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalimantan Timur. Pelantikan dilakukan Ketua DPP APINDO Kaltim, Slamet Brotosiswoyo bersama pengurus baru hasil pergantian antarwaktu, Kamis 14 Juli 2024.

Pelantikan pengurus baru berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Nasional APINDO (DPN APINDO) Nomor: 217/SK-DPN/1.1/2B/VI/22 yang ditandatangani Ketua Umum APINDO, Hariyadi Sukamdani dan Sekretaris Umum, Eddy Hussy.

Dalam SK tentang Penyempurnaan Struktur, Komposisi dan Personalia DPP APINDO Kaltim, masa bhakti 2019-2024, terdapat dua bidang baru, yakni Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan bidang Property dan Kawasan Industri.

Dalam sambutannya, Slamet Brotosiswoyo mengapresiasi kesediaan sejumlah pengusaha menjadi pengurus APINDO Kaltim.

“Amanah yang diberikan kepada kita, mari kita laksanakan dengan sebaik-baik mungkin, demi kemajuan perekonomian di Kalimantan Timur,” harap Slamet dalam sambutan pelantikan.

Slamet menjelaskan kembali tugas APINDO secara umum, di mana asosiasi pengusaha yang berdiri pada 31 Januari 1952, ini memiliki tugas di bidang ketenagakerjaan hubungan industrial dan investasi.

“Dulu, dalam AD/ART-nya belum ada investasi, tetapi setelah Pak Sofyan Wanandi dikukuhkan sebagai Ketua APINDO, ditambah bidang investasi. Karena masalah ketenagakerjaan sangat erat kaitannya dengan investasi. Kita tidak bisa mengentaskan pengangguran tanpa ada investasi,” jelas Slamet Brotosiswoyo.

Karena tugas pokok dan fungsinya di bidang ketenagakerjaan itu, APINDO terlibat dalam tripartit mewakili pengusaha dari tingkat nasional, provinsi dan kota-kabupaten.

Tripartit ini bertugas menampung dan memecahkan permasalahan-permasalahan ketenagakerjaan dan hubungan industrial. Juga menjalin hubungan dengan serikat pekerja/ serikat buruh agar tercipta hubungan kerja yang harmonis.

“Tugas APINDO ini memang berat bapak/ ibu kita harus bisa menjaga kondusivitas agar daerah bisa menjaring investor. Kalau tidak kondusif, investor juga takut masuk. Seperti contoh di Karawang tidak kondusif ya pada pada lari semua dari sana,” imbuhnya.

Tugas tripartit  yang kedua dan yang paling penting juga adalah perundingan memutuskan upah minimum provinsi. Setiap tahun APINDO selalu merundingkan upah minimum provinsi kota kabupaten.

“Nah ini menjadi tugas kita yang sangat berat ya. Tetapi di Kaltim Alhamdulillah hubungan dengan serikat pekerja serikat buruh sangat kondusif karena kita punya kesepakatan kesepakatan tertulis bahwa menjaga hubungan yang produktif,” jelas Slamet.

Sejak masa kepemimpinannya selama tiga periode mulai 2009 ya 2010 sampai sekarang, Kaltim minim mogok atau demo. Jauh berbeda dengan daerah lain. Karena APINDO menjembatani keinginan pekerja, sekaligus kemauan pengusaha.

Slamet menambahkan, APINDO juga mendapat tugas menominasikan  calon hakim adhoc dari Mahkamah Agung setiap 5 tahun sekali.

Dalam bidang perburuhan, APINDO juga senantiasa aktif berkomunikasi dengan organisasi buruh internasional (ILO).  “Bila ada kesempatan, bapak ibu bisa ke Jenewa untuk mengikuti konferensi perburuhan,” kata Slamet.

Dalam kesempatan itu Slamet juga mengapresiasi masuknya Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia dan Asosiasi Kawasan Industri Kariangau dalam kepengurusan APINDO Kaltim.

“Kami senang IWAPI bergabung di APINDO untuk mengembangkan UMKM. Begitu juga dengan kawasan industri, sehingga bisa terjadi kolaborasi. Mari kolaborasi ini kita wujudkan agar bermanfaat buat Kalimantan Timur,” singgung Slamet.

Ia mengungkapkan rencana mengadakan UMKM Expo Kalimantan, yang akan melibatkan APINDO UMKM Akademi. Keberadaan UMKM di Kaltim sangat strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi untuk menyambut IKN.

“Mudah-mudahan apa yang sudah kita rencanakan bisa bermanfaat bukan saja masyarakat pengusaha, tetapi masyarakat Indonesia secara luas,” pungkasnya.

 

Berikut adalah daftar pengurus DPP APINDO Kaltim masa bhakti 2019-2024 yang diangkat berdasarkan SK DPN-APINDO, Nomor: 217/SK-DPN/1.1/VI/22:

 

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan

Rizal Effendi

Wakil Ketua

1. Ernawaty Gafar
2. Anwar Sadat
 

Bidang UMKM

1. Dayang Joyce Joenetta
2. Emildha Hastuti
3. Norsehan
4. Djumantan
5. Nurlinda
6. Rita Susanti
 

Bidang Properti dan Kawasan Industri

1. Faisal Ahmad
2. Syaiful Bachri
3. Budiarsa
4. Kamal Rasyid
5. Wiyanto
6. Zaenal Abidin