
Minyak dan Telur Diserbu Warga, Pemkot Balikpapan Gelar GPM Mobile di Kecamatan
- Lokasi GPM mendatang akan digilir (mobile) ke sejumlah area kecamatan agar jangkauannya lebih merata
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Balai Kota Balikpapan disambut antusias oleh Masyarakat pada pekan lalu.
Meski sempat diprediksi sepi karena berlokasi di area perkantoran pemerintah, gelaran selama tiga hari tersebut justru mencatatkan angka penjualan di luar ekspektasi.
Kepala Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih, mengungkapkan bahwa komoditas pangan murah diserbu warga sejak hari pertama.
"Luar ekspektasi kami. Kami kira di Balai Kota masyarakat ragu untuk datang, ternyata GPM di sana justru sukses besar dan ramai terus selama tiga hari," ungkap Sri Wahyuningsih pada Selasa, 27 Oktober 2026.
Sri membeberkan, pada hari pertama saja total omzet yang dibukukan mencapai Rp56.370.600. Komoditas seperti minyak goreng, telur ayam, dan beras menjadi produk yang paling banyak dibeli warga karena harganya yang jauh di bawah pasar.
“Apabila dirata-rata dengan acuan hari pertama, maka omzetnya bisa mencapai ratusan juta selama tiga hari,” ujarnya.
Adapun rincian komoditas yang diserap masyarakat pada hari pertama meliputi: Beras SPHP Bulog 1 Ton; Beras Premium Bulog 1 Ton; Beras Premium Lainnya 200 Kg; Minyak Goreng Kemasan lebih dari 670 pack; Telur Ayam 60 piring; Gula Pasir 100 Kg; Sayur dan Buah Segar Omzet mencapai Rp10,4 Juta.
BACA JUGA:
Program Pojok Lokal SRC Tembus Omzet Penjualan UMKM Rp12,9 Triliun - ibukotakini.com
"Melihat antusiasme yang konstan, rata-rata omzet di hari kedua dan ketiga diperkirakan sama besarnya dengan hari pertama," tambahnya.
Melihat tingginya permintaan warga, pihaknya berkolaborasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Bank Indonesia untuk melanjutkan program ini hingga akhir tahun.
Pemerintah Kota Balikpapan merancang jadwal GPM susulan. Yakni pada November 2026 dilaksanakan sebanyak 1 kali dan Desember 2026 dilaksanakan sebanyak 2 kali.
“Lokasi GPM mendatang akan digilir (mobile) ke sejumlah area kecamatan agar jangkauannya lebih merata,” tukasnya.
Sri menjelaskan bahwa konsep GPM Mobile sebenarnya sudah berjalan lama melalui berbagai instansi.
“Selain program rutin Dinkertan di Taman Tiga Generasi, Taman Bekapai, dan Halaman TPOP, layanan pangan keliling juga disokong oleh armada Perumdam Manuntung Sukses, Bulog, serta mobil pasar murah dari Dinas Perdagangan (Disdag) Balikpapan,” pungkasnya. (Adv-Diskominfo Balikpapan)
