
Mulai 2026, Gratis UKT untuk Seluruh Mahasiswa Asal Kaltim
- Program Gratis Pembiayaan Uang Kuliah (Gratispol).
Samarinda
IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperluas Program Gratis Pembiayaan Uang Kuliah (Gratispol).
Mulai 2026, seluruh mahasiswa asal Kalimantan Timur yang memenuhi persyaratan, baik mahasiswa baru maupun semester lanjutan, akan mendapatkan pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) melalui APBD.
Kebijakan tersebut menegaskan komitmen Pemprov Kalimantan Timur dalam menjamin akses pendidikan tinggi yang lebih merata bagi masyarakat.
Selama ini, bantuan UKT melalui program Gratispol hanya diberikan kepada mahasiswa baru.
BACA JUGA:
Kalau Bayar Pajaknya di Surabaya, nambangnya di Surabaya - ibukotakini.com
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni dilansir kanal resmi Pemprov Kaltim mengatakan, perluasan cakupan Gratispol merupakan hasil evaluasi kebijakan pendidikan yang telah dijalankan sebelumnya.
“Pada tahun 2026, seluruh mahasiswa Kalimantan Timur yang memenuhi syarat akan mendapatkan pembiayaan UKT. Berbeda dengan tahun 2025 yang hanya diperuntukkan bagi mahasiswa semester awal,” ujar Sri Wahyuni, dikuti Senin, 12 Januari 2026.
Menurut dia, kebijakan ini dirancang agar faktor ekonomi tidak menjadi penghambat bagi mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tinggi.
Dengan ditanggungnya UKT oleh pemerintah daerah, mahasiswa diharapkan dapat lebih fokus pada proses belajar dan pengembangan kompetensi.
BACA JUGA:
Perluasan Gratispol sejalan dengan visi Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
Pendidikan tinggi dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi muda Kalimantan Timur yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan pembangunan, termasuk peran strategis daerah sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sri Wahyuni menambahkan, Pemprov Kaltim akan terus memperkuat koordinasi dengan perguruan tinggi dan pemangku kepentingan terkait agar pelaksanaan Gratispol berjalan tepat sasaran, akuntabel, dan berkelanjutan.
Melalui kebijakan ini, Pemprov Kalimantan Timur menegaskan keberpihakannya pada peningkatan kualitas pendidikan sekaligus penguatan generasi muda sebagai motor penggerak pembangunan daerah. ***
