
Musim Kemarau, BPBD PPU Salurkan 62 Ribu Liter Air ke 456 KK
- Warga Sebakung Jaya Kekurangan Air BPBD Turunkan 11 Tangki
Penajam
IBUKOTAKINI.COM - Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu.
Sebanyak 62 ribu liter air bersih didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami keterbatasan persediaan air selama musim kemarau.
Kepala Pelaksana BPBD PPU Nurlaila mengatakan, pendistribusian air bersih menyasar warga RT 1 hingga RT 15 Desa Sebakung Jaya. Total bantuan diperuntukkan bagi 456 kepala keluarga (KK).
"Pendistribusian air bersih dilakukan ke masing-masing tandon yang telah disiapkan di setiap RT," kata Nurlaila, Senin (7/9/2026).
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/pemkab-ppu-terapkan-mini-kompetisi-e-katalog-pekerjaan-konstruksi
Dalam penyaluran tersebut, BPBD PPU mengerahkan sebanyak 11 trip distribusi dengan total volume mencapai 62.000 liter air bersih.
Air disalurkan secara bertahap ke sejumlah tandon yang telah tersedia di setiap RT. Dengan pola tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pasokan Air Diambil dari Dua Sumber
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Sebakung Jaya lanjut Nurlaila, BPBD bersama sejumlah instansi memanfaatkan beberapa sumber air.
“Salah satunya berasal dari sumber air di Gunung, Desa Gunung Intan, Kecamatan Babulu,” sebutnya.
Selain itu, pasokan air juga diperoleh dari fasilitas pengolahan air atau WTP di Desa Sebakung Jaya.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/bupati-ppu-dan-warga-shalat-istisqa-berdoa-minta-hujan
WTP tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan Kodam.
Nurlaila menjelaskan, pengambilan air dari WTP Sebakung Jaya dilakukan menggunakan mesin portable. Air kemudian disuplai ke mobil tangki sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
"Untuk pengambilan air di WTP Desa Sebakung Jaya menggunakan mesin portable. Selanjutnya air disuplai ke mobil tangki untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat," jelasnya.
Distribusi air bersih tersebut juga melibatkan sejumlah armada tangki dari lintas instansi.
Di antaranya mobil tangki milik Balai Wilayah Sungai (BWS), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) PPU, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten PPU.
Ia menamahkan kolaborasi yang dilakukan penting untuk mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Penyaluran ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi," tandas Nurlaila.
Selain itu, BPBD PPU memastikan distribusi air bersih tidak berhenti pada satu wilayah.
"Pemantauan terus dilakukan terhadap kondisi ketersediaan air di sejumlah desa yang berpotensi terdampak kekeringan," pungkasnya. (ADV - Diskominfo PPU)
