
Operasi Bibir Sumbing Gratis di Balikpapan, 15 Pasien Terbantu
- Sebanyak 15 pasien dari Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan sejumlah wilayah lainnya mendapatkan manfaat dari program ini
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balikpapan menunjukkan komitmen nyata di bidang kesehatan melalui bakti sosial operasi celah bibir dan lelangit gratis bagi masyarakat.
Program kemanusiaan ini digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-39 Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB).
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium RSPB ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah Kalimantan Timur, serta Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (PABMI).
Area Manager Communication, Relations & CSR PT PPN Kilang Balikpapan, Dodi Yapsenang, menjelaskan bahwa program operasi gratis ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup pasien sekaligus menghadirkan harapan baru, khususnya bagi anak-anak. Ini merupakan komitmen kami untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat,” terangnya pada Senin, 27 April 2026.
BACA JUGA:
Pertamina Ajak Gaya Hidup Sehat dan Kelola Sampah - ibukotakini.com
Direktur RSPB, Muhammad Ahsan, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan penanganan medis atas kondisi celah bibir dan lelangit.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan harapan baru agar pasien dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan percaya diri,” katanya.
Sebanyak 15 pasien dari Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan sejumlah wilayah lainnya mendapatkan manfaat dari program ini.
Rangkaian kegiatan meliputi skrining kesehatan, tindakan operasi oleh tenaga medis profesional, hingga perawatan pasca operasi.
Ketua PDGI Wilayah Kalimantan Timur, Muhammad Husdiari, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan ini. Ia menyebut kasus celah bibir masih cukup tinggi, sehingga program seperti ini sangat penting untuk membantu pasien, baik dari sisi kesehatan maupun psikologis.
“Dengan dukungan tenaga medis yang memadai, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.
BACA JUGA:
Hari Kartini: Perempuan KPB Kampanyekan Budaya Keselamatan Kerja - ibukotakini.com
Sementara itu, perwakilan Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia, Syarifah Nova Amiza Zam, menekankan pentingnya keberlanjutan program serupa, terutama untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil.
“Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar semakin banyak pasien yang terbantu,” ujarnya.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan kemanusiaan ini memiliki nilai yang sangat tinggi bagi masyarakat.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Jaya Mualimin. Ia mengungkapkan bahwa dari sekitar 67 ribu kelahiran per tahun di Kaltim, terdapat sekitar 150 kasus celah bibir.
“Ini menunjukkan bahwa intervensi seperti operasi gratis sangat dibutuhkan. Selain itu, penting bagi masyarakat menjaga kesehatan selama kehamilan untuk meminimalkan risiko,” tutupnya. ***
