
Otorita IKN dan BI Latih Pelaku Ekraf Kuasai Pemasaran Digital
- Digitalisasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan Nusantara sebagai kota modern dan berbasis teknologi
Kabar Ibu Kota
IBUKOTAKINI.COM - Pelaku ekonomi kreatif di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) didorong untuk semakin adaptif menghadapi perkembangan transaksi digital dan pemasaran online.
Upaya itu diwujudkan melalui pelatihan yang digelar Otorita IKN bersama Bank Indonesia di Multifunction Hall Kantor Bersama 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Senin (11/5/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi para pelaku usaha kreatif untuk meningkatkan keterampilan bisnis, mulai dari penggunaan pembayaran digital berbasis QRIS, pencatatan keuangan, hingga strategi pemasaran melalui marketplace dan media sosial.
Kepala Sekretariat Kerja Bersama (SKB) Bank Indonesia IKN, Aswin Gantina, mengatakan transformasi sistem pembayaran digital menjadi langkah penting dalam mendukung ekosistem usaha modern di Nusantara.
“Bank Indonesia telah menerapkan inovasi di sistem pembayaran melalui QRIS. Semua pembayaran atau transaksi oleh UMKM bisa dilakukan menggunakan QRIS. Jadi tidak perlu lagi menggunakan uang tunai,” ungkap Aswin.
Menurutnya, penggunaan QRIS memberikan berbagai keuntungan bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
BACA JUGA:
Indonesia Kuasai 80 Persen Pasar Kratom Dunia - ibukotakini.com
Selain mempermudah transaksi, sistem pembayaran digital juga dinilai lebih aman dan mendukung pencatatan usaha yang lebih tertata.
“Keuntungannya sangat banyak, misalnya menghindari uang palsu, pencatatan menjadi jauh lebih rapi, serta kekinian,” katanya.
Aswin menambahkan, digitalisasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan Nusantara sebagai kota modern dan berbasis teknologi. Karena itu, pelaku ekonomi kreatif diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar melalui platform digital.
Sementara itu, Direktur Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Pahlirungi, menegaskan pembangunan Nusantara tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga penguatan kualitas sumber daya manusia.
BACA JUGA:
DJP Kaltimtara Blokir 322 Rekening Penunggak Pajak - ibukotakini.com
“Otorita IKN tidak hanya melakukan pembangunan fisik, tetapi sumber daya manusianya juga kita bangun,” ujar Muhsin.
Ia menyebut pelaku UMKM dan ekonomi kreatif menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi di kawasan IKN.
Karena itu, peningkatan kapasitas usaha terus didorong agar pelaku lokal mampu bersaing dan berkembang bersama pembangunan Nusantara.
Menurut Muhsin, pelatihan digital seperti ini bukan hanya meningkatkan kualitas produk, tetapi juga memperkuat kemampuan pelaku usaha dalam mengelola bisnis dan memperluas pemasaran.
“Otorita IKN akan mendampingi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif sampai mereka betul-betul bisa menjadi pemain, bukan hanya penonton,” tutupnya. ***
