Otorita IKN: Pembangunan Nusantara Terus Berjalan, Tak Ada Kata Mangkrak
Kabar Ibu Kota

Otorita IKN: Pembangunan Nusantara Terus Berjalan, Tak Ada Kata Mangkrak

  • Mahkamah Konstitusi mengenai Undang-Undang IKN dan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ)
Kabar Ibu Kota
Is Wahyudi

Is Wahyudi

Author

IBUKOTAKINI.COM - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan pembangunan Nusantara terus berjalan dan tidak mengalami stagnasi seperti isu yang berkembang di publik. 

Penegasan itu disampaikan langsung Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw dalam forum Pengukuhan Pengurus Serikat perusahaan Pers (SPS) Kalimantan Timur di Balikpapan pada Rabu, 20 Mei 2026. 

Menurut Troy, pembangunan IKN saat ini tetap berlangsung melalui tiga skema pendanaan utama, yakni APBN, kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), serta investasi swasta. 

“Semuanya bergulir pada saat ini, artinya proses pembangunan terus bergerak. Tidak ada kata berhenti, stagnan, atau mangkrak. Inilah diksi-diksi yang harus dikoreksi oleh siapa pun,” ucap Troy.

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/investasi-ikn-capai-rp-72-39-triliun-investor-asing-mulai-serius-garap-nusantara

Dalam paparannya, Troy kembali menegaskan arah besar pembangunan Nusantara melalui konsep Superhub Ekonomi Nusantara. 

Ia menyebut IKN tidak hanya dibangun sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terhubung dengan wilayah penyangga di Kalimantan Timur. 

“Superhub Ekonomi Nusantara adalah arah pengembangan ekonomi IKN yang menghubungkan klaster-klaster strategis untuk menciptakan pertumbuhan baru yang inovatif. Tujuan daripada Ibu Kota Nusantara adalah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang baru di Indonesia,” katanya. 

Saat ini, pembangunan Nusantara tidak hanya berfokus di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), tetapi juga mencakup sembilan wilayah perencanaan strategis. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/el-nino-2026-otorita-ikn-pasang-sensor-karhutla-dan-siaga

Kawasan tersebut meliputi pusat pemerintahan, pusat ekonomi dan bisnis, kesehatan, energi baru terbarukan, hiburan, pendidikan, riset dan inovasi, hingga industri pangan. 

Konsep itu sekaligus membuka ruang kolaborasi antarwilayah di Kalimantan Timur, termasuk Balikpapan, Penajam Paser Utara, Samarinda, dan daerah lainnya. 

Dalam forum tersebut, Troy juga memaparkan sejumlah progres pembangunan yang telah berjalan di kawasan Nusantara. Mulai dari pembangunan akses jalan, fasilitas kesehatan, klaster perbankan, institusi pendidikan, fasilitas ibadah, hingga penataan kawasan Sepaku. 

Selain pembangunan fisik, Otorita IKN juga disebut terus memperkuat aspek sosial dan lingkungan, termasuk pengembangan UMKM, pelestarian budaya, pengelolaan lingkungan, serta layanan pendukung masyarakat. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/ikn-punya-batik-khas-dibuat-dengan-pewarna-alami-tanaman-kalimantan

Troy turut menanggapi isu terkait putusan terbaru Mahkamah Konstitusi mengenai Undang-Undang IKN dan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ). 

Ia memastikan keputusan tersebut tidak membatalkan status Nusantara sebagai ibu kota negara. 

“Keputusan itu justru memperkuat koridor hukum perpindahan ibu kota dari Jakarta ke Nusantara,” tegasnya. 

Menurut Troy, penetapan resmi perpindahan ibu kota tetap menjadi kewenangan Presiden Republik Indonesia melalui Keputusan Presiden sesuai amanat undang-undang. 

Di akhir forum, Troy meminta media berperan aktif menjaga kualitas informasi publik terkait pembangunan IKN dengan menyampaikan fakta secara utuh dan akurat. 

“Melalui forum ini, kami sangat membutuhkan narasi tell the truth, the whole truth, and nothing but the truth. Fakta hari ini adalah IKN terus berproses dan terus dibangun,” pungkasnya. ***