
Panas Ekstrem, Dinkes Balikpapan Imbau Pengendara Gunakan Masker
- Salah satu penyakit diantisipasi adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Cuaca panas yang terjadi di tengah kondisi El Nino mulai berdampak pada kesehatan masyarakat di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Balikpapan mencatat adanya peningkatan angka kesakitan seiring kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Kepala Dinkes Balikpapan Alwiati mengatakan, suhu udara yang mencapai lebih dari 30 derajat Celsius menjadi salah satu kondisi yang perlu diwaspadai masyarakat.
“Memang ada peningkatan masyarakat ini terkait dengan cuaca yang kurang bagus, panas tentunya, suhunya mungkin lebih dari 30 derajat, sehingga angka kesakitan cukup meningkat tinggi,” kata Alwiatibpada Minggu, 23 Agustus 2026.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/10-toko-jamu-di-balikpapan-diperiksa-64-produk-mengandung-bko
Menurut dia, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan yang dapat muncul selama cuaca panas dan musim kering.
Salah satu penyakit yang perlu diantisipasi adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Alwiati mengimbau warga yang mengalami gejala ISPA agar segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan.
“Kalau di rumah ada yang mengalami ISPA, untuk segera berobat ke puskesmas terdekat atau FKTP yang terdaftar, di mana dia terdaftar sebagai peserta BPJS,” ujarnya.
Selain memperhatikan kondisi kesehatan, masyarakat juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan ketika suhu udara sedang tinggi.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/7-puskesmas-di-balikpapan-siaga-24-jam-pada-lebaran-2026
Alwiati secara khusus mengingatkan pengendara sepeda motor untuk menggunakan masker. Pasalnya, kondisi musim kering juga dapat meningkatkan paparan debu di jalan, ditambah suhu udara luar ruangan yang cukup tinggi.
“Bagi pengendara kendaraan bermotor, terutama roda dua, sebaiknya menggunakan masker, karena di musim kering ini debu juga meningkat, kemudian suhu di luar ruangan juga tinggi sekali,” katanya.
Pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan konsumsi air putih guna menjaga kondisi tubuh tetap terhidrasi selama cuaca panas.
“Banyak konsumsi air putih lebih intens lagi supaya lebih sehat,” imbuh Alwiati.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/200-suspek-campak-di-balikpapan-dinkes-ingatkan-pentingnya-vaksin
Ia menambahkan, Dinkes Balikpapan masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan penyakit yang paling banyak dialami masyarakat.
Adapun data mengenai jumlah kasus penyakit yang mengalami peningkatan akan disampaikan setelah pihaknya melihat perkembangan angka penyakit terbanyak hingga saat ini.
“Jumlah kasus nanti saya umumkan, saya lihat dulu di penyakit terbanyak per hari ini,” ujarnya.
Masyarakat Balikpapan pun diimbau tidak mengabaikan kondisi tubuh selama periode cuaca panas. Membatasi aktivitas di luar ruangan saat suhu tinggi, menggunakan masker ketika berkendara, mencukupi kebutuhan air putih, serta segera memeriksakan diri jika mengalami keluhan kesehatan menjadi langkah yang dianjurkan Dinkes untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem. ***
