
Paskibra IKN 2026 Berubah, Kukar dan SMA Taruna Nusantara Jadi Anggota Baru
- Kukar Kirim 53 Purna Paskibra
Kabar Ibu Kota
IBUKOTAKINI.COM — Komposisi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) tahun ini mengalami perubahan. Otorita IKN (OIKN) tidak lagi mengambil seluruh anggota Paskibra dari Penajam Paser Utara (PPU).
Tahun ini, giliran Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi daerah utama pemasok anggota Paskibra IKN. Komposisi tersebut juga diperkuat 17 siswa SMA Taruna Nusantara, yang untuk pertama kalinya terlibat dalam upacara kenegaraan di IKN.
Sebanyak 75 anggota Paskibra IKN 2026 dikukuhkan Kepala OIKN Basuki Hadimuljono di halaman Kantor OIKN, Jumat (14/8/2026) malam. Mereka akan bertugas dalam upacara penaikan dan penurunan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus mendatang.
"Mereka yang terpilih akan bertugas pada upacara penaikan dan penurunan Bendera Merah Putih 17 Agustus mendatang," ujar Basuki.
Kukar Kirim 53 Purna Paskibra
Perubahan komposisi Paskibra IKN dilakukan melalui skema rotasi daerah. Jika pada tahun sebelumnya OIKN mengambil seluruh anggota Paskibra dari PPU, tahun ini kesempatan diberikan kepada Kukar.
Kukar mengirimkan 53 purna Paskibra, ditambah lima orang cadangan. Sementara itu, 17 siswa SMA Taruna Nusantara menjadi bagian dari komposisi baru Paskibra IKN tahun ini.
Kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan semangat pemerataan kesempatan bagi daerah-daerah penyangga IKN di Kalimantan Timur.
Kehadiran siswa SMA Taruna Nusantara juga menjadi catatan tersendiri. Sekolah tersebut baru beroperasi pada tahun ajaran ini, tetapi langsung mendapat kesempatan tampil dalam salah satu agenda kenegaraan penting di IKN.
Purna Paskibra Percepat Persiapan
Penggunaan purna Paskibra membuat waktu persiapan dapat dipangkas. OIKN hanya membutuhkan sekitar satu pekan untuk memusatkan latihan di IKN.
Skema tersebut berbeda dengan perekrutan anggota baru dari awal yang membutuhkan waktu latihan lebih panjang, bahkan bisa mencapai lebih dari satu bulan.
"Mereka semua kami inapkan di sini," kata Basuki.
Seluruh anggota Paskibra akan menjalani pemusatan latihan dan karantina selama sepekan di IKN sebelum menjalankan tugas pada upacara 17 Agustus.
Adaptasi Tim dan Cuaca Jadi Tantangan
Ghina Nur Azizah, siswi SMA Negeri 1 Tenggarong yang kembali terpilih sebagai anggota Paskibra IKN, mengakui tantangan utama tim tahun ini adalah membangun kembali kekompakan.
Ghina terpilih untuk kedua kalinya. Namun, anggota tim tidak berkumpul selama sekitar satu tahun sehingga membutuhkan waktu untuk kembali menyesuaikan diri.
"Kami sudah setahun tidak berkumpul. Jadi harus menyesuaikan lagi. Cuacanya juga jadi tantangan," ujar Ghina.
Selain adaptasi antaranggota, kondisi cuaca di kawasan IKN juga menjadi perhatian. Para anggota Paskibra harus mempersiapkan fisik menghadapi kondisi kemarau yang terjadi di Kalimantan Timur.
Dikukuhkan Sebelum Jalani Karantina
Prosesi pengukuhan 75 anggota Paskibra IKN berlangsung khidmat. Danton Marvela Felicia Antariba memimpin pengucapan ikrar di hadapan Sang Merah Putih.
Prosesi mencium bendera menjadi salah satu momen sakral dalam pengukuhan tersebut. Setelah dikukuhkan, para anggota Paskibra memasuki masa karantina dan pemusatan latihan selama sepekan.
Dengan komposisi baru tersebut, OIKN berharap pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di IKN tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga mencerminkan keterlibatan lebih luas daerah-daerah di Kalimantan Timur dalam perjalanan sejarah ibu kota baru Indonesia.***
