
Pastikan Siap Bertanding, Wabup PPU Tinjau Penginapan Kafilah MTQ
- Peninjauan dilakukan di dua titik penginapan, yakni Hotel Pinang dan Hotel Sangatta Prima Raya, tempat para peserta dan ofisial PPU menginap selama rangkaian MTQ berlangsung
Penajam

IBUKOTAKINI.COM - Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, meninjau langsung lokasi penginapan kafilah asal PPU yang mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XLV Tingkat Provinsi Kalimantan Timur di Kabupaten Kutai Timur, Minggu (13/7/2025).
Peninjauan dilakukan di dua titik penginapan, yakni Hotel Pinang dan Hotel Sangatta Prima Raya, tempat para peserta dan ofisial PPU menginap selama rangkaian MTQ berlangsung.
"Kehadiran kami di sini untuk memberikan dukungan langsung kepada para peserta, sekaligus memastikan tempat tinggal mereka layak dan nyaman demi konsentrasi maksimal saat berlomba," ungkap Wabup Abdul Waris pada Senin 14 Juli 2025.
Dalam kesempatan itu, Wabup berdialog langsung dengan peserta, pelatih, dan ofisial. Ia menampung berbagai masukan terkait akomodasi, konsumsi, hingga kesiapan teknis lomba. Ia berpesan kepada peserta untuk menjaga kondisi fisik dan mental, serta memperkuat kekompakan tim.
Tak lupa, Abdul Waris menyampaikan pesan spiritual kepada seluruh peserta.
"Jangan lupa berdoa dan niatkan semua sebagai bagian dari ibadah dan syiar Islam. Usaha terbaik harus disertai doa dan tawakal," pesannya penuh semangat.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/tugas-berat-menanti-dewan-hakim-mtq-kaltim-2025
Wabup juga menghadiri malam pembukaan MTQ tingkat provinsi tersebut. Dan turut hadir mendampingi, Sekretaris TP PKK Kabupaten PPU, Indrayani, serta perwakilan dari LPTQ dan panitia lokal. Mereka memastikan seluruh kebutuhan peserta telah disiapkan dengan matang dan berkoordinasi dengan panitia MTQ tingkat provinsi.
Pembukaan MTQ XLV tingkat Kaltim dibuka dengan pemukulan bedug Gubernur Kaltim oleh Rudy Mas’ud (Harum) di halaman Kantor Bupati Kutai Timur, Bukit Pelangi, Sangatta.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur beserta seluruh jajaran dan masyarakatnya, yang telah menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tahun ini dengan penuh semangat, kerja sama, dan keramahan,” kata Gubernur Harum.
Gubernur mengatakan MTQ bukan hanya ajang kompetisi membaca Al-Quran, tetapi juga merupakan wujud nyata dari syiar Islam, ruang pembinaan umat, serta media memperkuat ukhuwah dan kebersamaan antarwarga Kalimantan Timur.
BACA JUGA:
Melalui MTQ, masyarakat bukan hanya mendengar ayat-ayat suci dilantunkan dengan indah, tetapi juga merasakan nilai-nilai kebaikan yang terkandung di dalamnya untuk menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Disebutkan Gubernur, tahun ini, pelaksanaan MTQ terasa istimewa, karena di tengah berbagai tantangan dan dinamika pembangunan, provinsi ini tetap berkomitmen menjaga ruh spiritual dan budaya keislaman yang telah menjadi bagian dari jati diri masyarakat Kalimantan Timur.
“Kami berharap, dari perhelatan ini akan lahir generasi Qurani, yang tidak hanya piawai membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bersikap, berakhlak, dan berkarya baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya. (Adv/Diskominfo)
