Pemkab PPU Salurkan Program Kartu Penajam Cerdas 2026
Penajam

Pemkab PPU Salurkan Program Kartu Penajam Cerdas 2026

  • Siswa SD dan SMP Terima Bantuan Rp600 Ribu
Penajam
Is Wahyudi

Is Wahyudi

Author

IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi memulai pendistribusian tahap pertama program Kartu Penajam Cerdas (KPC) tahun 2026. 

Bantuan pendidikan berupa dana senilai Rp600 ribu per siswa mulai disalurkan secara bertahap ke sejumlah sekolah sasaran di wilayah Benuo Taka.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten PPU, Durajat, menjelaskan bahwa penyerahan perdana KPC tahap awal ini menjangkau 205 siswa dari 6 sekolah, termasuk yang berada di area pesisir seperti Kelurahan Pantai Lango, Gersik, dan Jenebora.

“Untuk tahap awal ini, penerima Kartu Penajam Cerdas berjumlah 205 siswa dari enam sekolah yang telah siap lebih dulu,” ungkap Durajat, Rabu (14/10/2026).

Penyaluran tahap perdana ini difokuskan bagi pelajar yang baru masuk sekolah, yakni kelas I tingkat SD dan kelas VII tingkat SMP. 

BACA JUGA:

Perluas Digitalisasi, Pemkab PPU Resmikan KKPD dan Kartu Penajam Cerdas - ibukotakini.com

Berikut rincian 6 sekolah penerima bantuan KPC tahap awal. Di antaranya SDN 004 Penajam 37 siswa, SDN 007 Penajam 31 siswa, SDN 035 Penajam 25 siswa, SMP Dharma Husada Penajam 40 siswa, SMPN 15 PPU 40 siswa dan SMPN 19 PPU 32 siswa.

“Penyerahan perdana ini menjadi langkah awal dari komitmen Pemkab PPU untuk menghadirkan layanan pendidikan yang merata dan tepat sasaran,” lanjut Durajat.

Durajat menyebut bahwa 205 siswa yang menerima bantuan di tahap pertama merupakan bagian awal dari total target kuota sasaran sebanyak 5.885 siswa di seluruh Kabupaten PPU.

Program KPC dirancang untuk meringankan beban ekonomi keluarga dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah peserta didik, seperti pembelian seragam, tas, dan sepatu.

“Pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada fisik atau infrastruktur, tetapi juga penyiapan sumber daya manusia. Melalui program KPC, Pemkab ingin memastikan tidak ada anak di PPU yang terkendala menempuh pendidikan yang layak,” pungkas Durajat. (ADV)