Pemkot Balikpapan Evaluasi Rencana Pembukaan 3 SPBU BBM Subsidi Baru
Balikpapan

Pemkot Balikpapan Evaluasi Rencana Pembukaan 3 SPBU BBM Subsidi Baru

  • Langkah ini diambil Pemkot Balikpapan guna memastikan penambahan titik BBM subsidi tersebut benar-benar efektif
Balikpapan
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan tengah mengevaluasi secara ketat rencana pembukaan tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) baru melayani Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk kendaraan roda dua dan roda empat.

Langkah ini diambil Pemkot Balikpapan guna memastikan penambahan titik BBM subsidi tersebut benar-benar efektif mengurai antrean tanpa memicu titik kemacetan baru.

Rencana penambahan jaringan distribusi BBM subsidi ini merupakan inisiatif PT Pertamina (Persero) untuk memecah penumpukan antrean kendaraan yang selama ini mengular di sejumlah SPBU Balikpapan. 

Tiga titik lokasi yang dibidik tersebar di tiga wilayah strategis. Yakni Balikpapan Selatan kawasan Jalan MT Haryono, Balikpapan Barat kawasan SPBU Kebun Sayur, dan Balikpapan Timur kawasan Teritip.

Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menjelaskan bahwa pada prinsipnya pemerintah daerah mendukung upaya Pertamina mengurai antrean BBM. 

Namun, Pemkot Balikpapan menggarisbawahi pentingnya kajian analisis dampak lalu lintas (Amdal Lalin) secara menyeluruh.

BACA JUGA:

Kualitas Udara Balikpapan Tidak Sehat, Disdikbud Berlakukan PJJ 29-31 Oktober - ibukotakini.com

"Ini sebenarnya inisiatif dari Pertamina karena melihat antrean yang cukup panjang. Namun, jangan sampai rencananya mengantisipasi kemacetan, tetapi malah meninggalkan masalah baru di jalan raya," ucap Sudirman.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian serius adalah titik di Balikpapan Selatan (MT Haryono). Kondisi kontur jalan yang menurun serta keberadaan median pembatas berisiko menimbulkan masalah keselamatan jika antrean roda empat membludak.

"Kita melihat jangan sampai ketika dibuka untuk subsidi, bisa menyebabkan kemacetan sampai di simpang atau traffic light yang ada di sekitar Balikpapan Baru. Makanya tim akan mengevaluasi dulu, melihat secara komprehensif bangkitan maupun tingkat bahaya lalu lintas di lokasi," jelasnya.

Saat ini, lokasi di Balikpapan Selatan tersebut telah beroperasi melayani pengisian BBM bersubsidi khusus kendaraan roda dua. 

Rencana perluasan cakupan layanan untuk kendaraan roda empat masih menanti rekomendasi resmi dari Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Balikpapan.

BACA JUGA:

Hari Sumpah Pemuda di Balikpapan: Wawali Dorong Pemuda Siap Sambut IKN - ibukotakini.com

Sementara untuk dua titik lainnya di Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur, proses kajian amdal lalin serta administrasi masih terus berjalan.

Mengenai skema skenario operasional, Pemkot Balikpapan memastikan tiga SPBU baru tersebut tidak akan mengikuti pola pembatasan jam operasional khusus. 

Jika kelak mengantongi izin, SPBU ini bakal beroperasi penuh dari pagi hingga malam sesuai standar jam operasional SPBU pada umumnya.

"Kalaupun tiga SPBU ini dibuka, dia mengikuti jam operasional SPBU biasa, artinya dari pagi sampai malam. Tujuan utamanya tetap untuk memecah konsentrasi antrean kendaraan," pungkas Sudirman. (Adv-Diskominfo Balikpapan)