
Pemkot Balikpapan Optimistis Banjir Bisa Tuntas di Akhir Periode
- Berbagai program pengendalian banjir terus dikerjakan, mulai dari revitalisasi saluran drainase, rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Kota Balikpapan berupaya penanganan banjir jadi prioritas daerah. Diharapkan persoalan banjir ini dapat diatasi pada akhir periode kepemimpinan saat ini.
Berbagai program pengendalian banjir terus dikerjakan, mulai dari revitalisasi saluran drainase, rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal, hingga pengerukan di bagian hulu yang mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo saat menjelaskan sejumlah program prioritas pemerintah daerah pada Senin 13 Juli 2026 usai paripurna.
Menurutnya, penanganan banjir menjadi salah satu fokus utama selain peningkatan pelayanan air bersih dan pembangunan sektor pendidikan.
"Pelayanan air bersih, penanganan banjir, juga bidang pendidikan itu masuk dalam visi misi kami," tuturnya.
Di sektor pendidikan, Pemkot Balikpapan juga terus memenuhi alokasi anggaran pendidikan sesuai ketentuan pengeluaran atau alokasi anggaran bersifat wajib atau mandatory spending.
BACA JUGA:
2.086 Pencari Kerja Serbu Job Market Fair Balikpapan 2026 - ibukotakini.com
"Setiap tahun, pemerintah membangun sekitar dua hingga tiga sekolah, baik jenjang SD maupun SMP. Sementara pembangunan SMA mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur," sebutnya.
Untuk penanganan banjir, Bagus mengatakan pemerintah telah melakukan revitalisasi sejumlah saluran drainase serta rehabilitasi saluran di kawasan DAS Ampal. Selain itu, Pemkot juga memperoleh bantuan APBN untuk pengerukan di bagian hulu DAS Ampal.
Di sisi lain, proses pembebasan lahan di kawasan hilir, tepatnya di Jalan MT Haryono, juga telah dilakukan guna mendukung kelancaran penanganan banjir secara menyeluruh.
Ia menjelaskan, berbagai langkah tersebut mulai menunjukkan hasil dengan berkurangnya sejumlah titik genangan di Kota Balikpapan.
BACA JUGA:
Tak Ada Potensi Hujan Lebat di Kaltim hingga 16 Juli 2026 - ibukotakini.com
"Sehingga titik-titik genangan juga sudah mulai berkurang. Mudah-mudahan penanganan banjir ini bisa kita selesaikan pada akhir periode nanti," katanya.
Selain penanganan banjir, ia memastikan pemerintah tetap berupaya meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat sebagai bagian dari program prioritas daerah.
Dirinya juga menyinggung kondisi keuangan daerah. Saat ini, APBD Kota Balikpapan mengalami pengurangan sekitar Rp1,3 triliun.
Meski demikian, pemerintah berharap dukungan anggaran dari APBN ke depan dapat kembali diperkuat sehingga program-program yang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) tetap dapat direalisasikan.
"Mudah-mudahan ke depan APBD kita bisa dikembalikan lagi sehingga semua program yang menjadi RPD Pemerintah Kota Balikpapan dapat teralokasikan," tutupnya. ***
