
Pemkot Balikpapan Sediakan 8.000 Dosis Vaksin Rabies Gratis
- Sasar 34 Kelurahan di Kota Balikpapan
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Upaya pencegahan penyakit rabies di Kota Balikpapan terus digencarkan. Pemerintah Kota melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) memperluas program vaksinasi rabies gratis demi melindungi kesehatan hewan peliharaan sekaligus menekan risiko penularan zoonosis ke manusia.
Kepala DKP3 Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih, menegaskan bahwa vaksinasi rutin adalah benteng utama pencegahan yang membutuhkan kesadaran aktif dari para pemilik hewan.
“Vaksinasi ini bukan hanya untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan, tetapi juga menjadi langkah perlindungan bagi masyarakat. Karena itu, kami mengajak para pemilik hewan untuk memanfaatkan program vaksinasi gratis ini,” terang Sri Wahyuningsih, Rabu (4/11/2026).
Dalam program yang telah bergulir sejak Juni 2026 ini, Pemkot Balikpapan menyiapkan kuota sekitar 8.000 dosis vaksin rabies yang didistribusikan ke 34 kelurahan di seluruh wilayah Balikpapan. Setiap kelurahan mendapatkan alokasi rata-rata 200 dosis.
Hingga kini, realisasi penyaluran telah menyentuh angka 5.040 dosis, sehingga masih tersisa sekitar 2.960 dosis yang siap diserap masyarakat.
BACA JUGA:
Atasi Kekeringan Lahan Pertanian, Balikpapan Buat 12 Sumur Bor - ibukotakini.com
“Sasaran utama vaksinasi ini meliputi hewan penular rabies (HPR) seperti kucing, anjing, hingga kera, yang sebelumnya akan diperiksa ketat kesehatannya oleh petugas medis,” sebut Perempuan yang akrab disapa Yuyun.
Ia menambahkan dalam meningkatkan partisipasi warga, DKP3 menerapkan strategi jemput bola. Pemeriksaan Kesehatan Awal: Memastikan hewan dalam kondisi fit sebelum disuntik vaksin.
“Layanan Jemput Bola, Petugas siap mendatangi langsung rumah warga yang memiliki banyak hewan peliharaan atau terkendala akses ke lokasi pelayanan,” imbuhnya.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam menjaga Kota Balikpapan dari ancaman penyakit Rabies.
“Kami optimis kesadaran kolektif warga kian meningkat guna mewujudkan lingkungan kota yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman rabies,” pungkasnya. (Adv-Diskominfo Balikpapan)
