
Pemkot Balikpapan Ubah Strategi Pengelolaan Media Sosial
- Kurangi Kegiatan Seremoni, Fokus Edukasi dan Manfaat Program Pemerintah
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM – Pemerintah Kota Balikpapan mengubah strategi pengelolaan media sosial resmi pemerintah agar lebih berdampak dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Langkah ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Konten Media Sosial Pemerintah yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Balikpapan di Aula Balai Kota, Rabu (21/04/2026).
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilibatkan dalam forum tersebut.
Sekretaris Diskominfo Kota Balikpapan, Agung Budi Wibowo, mengatakan media sosial pemerintah tidak lagi diposisikan sekadar sebagai etalase dokumentasi kegiatan seremonial.
BACA JUGA:
Pajak Hotel dan Restoran Dipacu Demi Tingkatkan PAD Balikpapan - ibukotakini.com
Menurutnya, konten harus mampu menjelaskan manfaat program secara konkret kepada masyarakat.
“Konten yang disampaikan harus mampu memberikan informasi yang jelas mengenai manfaat program kepada masyarakat, bukan hanya menampilkan kegiatan formal semata,” ujarnya.
Konten Seremoni Dikurangi, Edukasi Diperbanyak
Dalam evaluasi yang dilakukan, Diskominfo menemukan sejumlah persoalan mendasar.
Di antaranya, konten masih minim informasi manfaat, belum menonjolkan program prioritas daerah, serta tampilan visual yang kurang menarik dan komunikatif.
BACA JUGA:
Disahkan di Hari Kartini, UU PPRT Akhirnya Lindungi Jutaan Pekerja Rumah Tangga - ibukotakini.com
Karena itu, Pemkot Balikpapan mendorong perubahan pendekatan secara menyeluruh.
Setiap unggahan harus menjawab pertanyaan publik: program apa yang dijalankan, siapa yang terdampak, apa manfaatnya, dan hasil konkret apa yang telah dicapai.
Strategi baru ini mengatur komposisi konten sebesar 60 persen edukatif dan 40 persen seremoni.
Format penyampaian pun diperluas, tidak hanya dokumentasi kegiatan, tetapi juga video pendek, infografis, testimoni warga, hingga konten berbasis tips yang dinilai lebih efektif menjangkau masyarakat.
BACA JUGA:
Cetak Generasi Qurani, Pelajar SD-SMP Balikpapan Wisuda Tahfizh Akbar 2026 - ibukotakini.com
Peran Admin Medsos Kini Lebih Strategis
Agung menegaskan, peran admin media sosial di tiap OPD kini lebih strategis. Mereka tidak lagi sekadar mengunggah dokumentasi, tetapi menjadi perencana, pencerita, sekaligus komunikator publik.
“Peran admin media sosial sangat strategis, tidak hanya sebagai pengunggah konten, tetapi juga sebagai perencana, pencerita, sekaligus komunikator publik yang memahami isu daerah dan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Selain itu, OPD juga diarahkan menyusun kalender konten yang lebih terstruktur serta melakukan evaluasi rutin untuk menjaga kualitas dan relevansi pesan yang disampaikan.
Ukuran Keberhasilan Berbasis Engagement
Pemkot Balikpapan menekankan, keberhasilan pengelolaan media sosial tidak lagi diukur dari frekuensi unggahan, melainkan dari tingkat keterlibatan (engagement), jangkauan distribusi konten, dan sejauh mana masyarakat memahami program pemerintah.
BACA JUGA:
Waspada! Hujan Lebat Kaltim Diprediksi 22 April 2026 - ibukotakini.com
Transformasi ini diharapkan menjadikan media sosial resmi Pemkot Balikpapan lebih transparan, edukatif, dan benar-benar memberi dampak nyata bagi warga Kota Minyak.
Dengan pendekatan baru ini, Pemkot Balikpapan ingin memastikan media sosial pemerintah menjadi ruang komunikasi publik yang hidup, relevan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di era digital.
(Adv Diskominfo Balikpapan)
