
Pemkot Segera Bentuk Satgas Khusus Cegah Pengembang Nakal
- Dengan adanya satgas tersebut diharapkan pengembang bisa lebih tertib, mengingat pembangunan yang semberono tersebut menjadi salah satu faktor banjir di Balikpapan.
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menyampaikan bahwa Kota Balikpapan sudah benar-benar kritis terhadap peristiwa banjir. Oleh sebab itu, pihaknya atau dari Pemerintah Kota Balikpapan segera membentuk satgas khusus untuk penanganan itu.
"Satgas itu akan memetakan pengembang di Balikpapan," kata Bagus, Rabu 19 Maret 2025.
Dengan adanya satgas tersebut diharapkan pengembang bisa lebih tertib, mengingat pembangunan yang semberono tersebut menjadi salah satu faktor banjir di Balikpapan.
Adapun satgas tersebut terdiri dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta dari kelurahan dan kecamatan.
"Mereka terus bekerja di lapangan, yang jelas pengembang bermasalah harus ditertibkan, bila tidak air akan tumpah terus wilayah perkotaan," ungkapnya.
Bagus secara gamblang menyebutkan, terdapat bangunan yang bermasalah di Kota Balikpapan seperti contohnya di kawasan Beje-Beje, Balikpapan Selatan.
BACA JUGA:
Pengembang Properti Bicara Banjir Balikpapan, Ini Katanya... - ibukotakini.com
"Di kawasan Beje-Beje itu ada perumahan, ada restoran, itu tidak ada izin, mereka tidak memiliki Persetujuan Bangun Gedung (PBG), kemudian ada kavlingan di Manggar hingga di Kilometer 8 juga ada yang tidak ada PBG nya," kata bagus.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan Muhaimin menambahkan, pemetaan pengembang itu terdiri dari pengembang yang telah berizin dan pembangunan telah sesuai.
Kemudian pengembang yang sudah memiliki izin namun pembangunan belum sesuai, dan pengembang yang izinnya sedang berproses.
"Ada juga pengembang yang tidak memiliki izin sama sekali, termasuk pengembang yang bermain di kavling siap bangun," tandasnya.
Menurutnya, evaluasi dan perbaikan dilakukan agar bila terjadi sesuatu tidak menimbulkan kesan selalu pengembang yang dipermasalahkan.
BACA JUGA:
Upaya Penanganan Banjir, Pemkot Balikpapan Kumpulkan Pengembang Perumahan - ibukotakini.com
Pihaknya akan melakukan evaluasi secara menyeluruh.
"Evaluasi tidak hanya pengembang, tapi ada juga masyarakat yang membuka kavling siap bangun," katanya.
Sebelumnya, Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Kalimantan Timur (Kaltim) Sunarti Amirullah meminta Pemkot tegas dalam penanganan banjir.
"Tidak semua pengembang perumahan bermasalah, jadi saya sangat setuju dengan yang disampaikan pihak Real Estate Indonesia (REI) agar tidak hanya menindak pengembang," katanya.
Ia menyebutkan terdapat bangunan lain di luar dari pengembang perumahan yang berdiri di bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kota Balikpapan.
Sunarti meminta Pemkot Balikpapan segera bertindak terhadap para pengembang yang bermasalah termasuk pembangunan perumahan yang bisa mengakibatkan banjir.
Ia mengatakan untuk pengembang yang bermasalah biasanya dalam pembangunannya tidak mengacu pada rencana tapak (site plane).
"Jadi tidak ada gambaran saluran pembuangan seperti apa dan sebagainya, itu tidak terencana dengan baik, sehingga dapat menyebabkan banjir," ujarnya. ***
