Komunitas Kita

Pemprov Kaltara Audiensi dengan Tim Sreenad Mabes AD, Wacanakan Pembentukan Kodam Baru

  • TANJUNG SELOR, IBUKOTAKINI.COM– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengapresiasi wacana pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) baru di daerah tersebut.Mew
Komunitas Kita
Redaksi

Redaksi

Author

TANJUNG SELOR, IBUKOTAKINI.COM– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengapresiasi wacana pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) baru di daerah tersebut.

Mewakili Gubenur Kalimantan Utara (Kaltara), Asisten bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kaltara Polymaart Sijabat menerima kunjungan Tim Staf Perencanaan TNI Angkatan Darat (Srenaad) Mabes AD, di Ruang Rapat Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara. 

Dalam audiensi ini turut dihadiri Waasrena Kasad Bidang Manajemen dan Reformasi Birokrasi, Brigjen TNI Bagus Suryadi Tayo, Danrem 092/Maharajalila, Brigjen TNI Ari Estefanus, beserta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Polymaart mengungkapkan, Pemprov Kaltara menyambut baik terlaksananya audiensi yang dilakukan bersama Tim Srenaad dalam rangka persiapan status Korem 092/Maharajalila menjadi Komando Daerah Militer (Kodam) baru di Provinsi Kaltara. 

“Menjadi kebersamaan dalam audiensi ini sehingga kedepannya keinginan kita bisa tercapai dengan adanya wacana pembentukan Kodam di Kaltara” kata Polymaart Sijabat. 

Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Bulungan ialah daerah induk yang membawahi sejumlah kecamatan. Kini kecamatan itu telah menjadi wilayah kabupaten/kota di Kaltara. 

Polymaart mendorong perkembangan Tanjung Selor yang diharapkan segera menjadi kota madya. Akan tetapi, hal itu terganjal dari kebijakan moratorium pemerintah pusat. 

“Kendati demikian, dengan wacara pembentukan Kodam diharapkan beriringan dengan peningkatan status Tanjung Selor menjadi daerah otonom baru,”katanya. 

Menurutnya, ada sejumlah parameter yang menjadi rujukan pembentukan Kodam di Kaltara. Pertama, melihat sisi rawan keamanan. Yang kedua, berbenturan dengan perbatasan Malaysia. Ketiga kondisi geografis Kaltara yang berada pada status rawan konflik. Yang keempat, lantaran terdapat pulau terpencil. 

Dengan dibentuknya Kodam di Kaltara, Polymaart berharap dapat memberikan kesempatan pendidikan kemiliteran bagi putra-putri daerah di Kaltara. 

“Mudah – mudahan dengan terbentuknya kodam ini akan menjadi dukungan bagi kami pemerintah untuk bisa memajukan Provinsi Kalimantan Utara,”tuntasnya.