Pemprov Kaltim Kembangkan Desa Korporasi Ternak untuk Swasembada Sapi
Samarinda

Pemprov Kaltim Kembangkan Desa Korporasi Ternak untuk Swasembada Sapi

  • Dengan dukungan potensi lahan serta sumber pakan yang melimpah di Kalimantan Timur, pemerintah daerah optimistis program PDKT mampu meningkatkan populasi sapi secara bertahap
Samarinda
Robi Sugiarto

Robi Sugiarto

Author

IBUKOTAKINI.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengembangkan program Pengembangan Desa Korporasi Ternak (PDKT) sebagai strategi memperkuat kemandirian pangan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan daging sapi lokal.

Program ini dirancang dengan pendekatan terintegrasi berbasis desa, di mana usaha peternakan dikelola dalam satu sistem yang lebih terorganisir. Melalui skema tersebut, para peternak didorong untuk bergabung dalam kelompok usaha guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim, Fadli Supiani, menyebut program ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produksi daging sapi sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

“Program PDKT difokuskan untuk membangun kemandirian produksi daging sapi di daerah,” tuturnya pada Minggu 29 Maret 2026.

Dalam implementasinya, pemerintah memberikan pendampingan menyeluruh kepada peternak. Pendampingan tersebut meliputi teknik budidaya, pengelolaan pakan, hingga manajemen usaha peternakan.

BACA JUGA:

Arus Balik Mengalir, 11 Ribu Penumpang Tiba di Pelabuhan Semayang - ibukotakini.com

Tak hanya itu, sinergi antara petani dan peternak juga diperkuat untuk menjamin ketersediaan pakan dan meningkatkan produktivitas ternak secara berkelanjutan.

“Petani dan peternak digabungkan, kemudian diberikan pemahaman terkait budidaya yang benar, pemeliharaan ternak, hingga pengelolaan pasca panen yang mampu meningkatkan nilai tambah,” jelas Fadli.

Dengan dukungan potensi lahan serta sumber pakan yang melimpah di Kalimantan Timur, pemerintah daerah optimistis program PDKT mampu meningkatkan populasi sapi secara bertahap.

Selain memperkuat ketahanan pangan daerah, program ini juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pedesaan melalui pengembangan usaha peternakan yang lebih modern dan terkelola.

Melalui langkah ini, Pemprov Kaltim menargetkan terciptanya ekosistem peternakan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat fondasi swasembada daging sapi di daerah. ***