Bantuan pangan untuk Kabupaten Mahulu terdampak kekeringan.
Samarinda

Pemprov Kaltim Salurkan 52,4 Ton Beras untuk Warga Mahulu Terdampak Kekeringan

  • Kemarau Berkepanjangan Sebabkan Pendangkalan Sungai Mahakam
Samarinda
Robi Sugiarto

Robi Sugiarto

Author

IBUKOTAKINI.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) kembali menyalurkan bantuan pangan untuk masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang terdampak bencana hidrometeorologi dan kekeringan berkepanjangan.

Pada penyaluran tahap kedua, Pemprov Kaltim menyerahkan 52.425 kilogram atau sekitar 52,4 ton beras kepada Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Penyerahan bantuan berlangsung di Gudang Bulog Cabang Samarinda, Jalan Ir Sutami Blok 9, Sabtu (5/9/2026).

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim Fahmi Himawan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk respons pemerintah terhadap kondisi darurat yang terjadi di wilayah Mahulu.

BACA JUGA:

Sungai Mahakam Surut, Pemkab Mahulu Kirim 700 Paket Sembako ke Long Apari - ibukotakini.com

“Kami memfasilitasi bagaimana cadangan pangan di Kabupaten Mahakam Ulu bisa terpenuhi. Karena status darurat di Mahakam Ulu akibat bencana hidrometeorologi dan kekeringan, kita tanggap merespons hal itu,” kata Fahmi.

Pemprov Kaltim Dua Kali Salurkan Bantuan Pangan

Sebelumnya, Pemprov Kaltim telah melepas bantuan pangan tahap pertama pada 17 Agustus 2026.

Penyaluran tahap pertama menyasar masyarakat di Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari, dengan jumlah penerima sekitar 3.100 kepala keluarga (KK).

Pada tahap kedua, bantuan beras kembali disalurkan untuk memperkuat cadangan pangan masyarakat di wilayah hulu Mahakam yang menghadapi kekeringan berkepanjangan.

BACA JUGA:

Pemprov Kaltim Gelar Operasi Pangan Tanggap Darurat Pangan untuk Mahulu - ibukotakini.com

Bupati Mahulu Angela Idang Belawan menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kaltim dan Perum Bulog atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat di tengah kondisi kekeringan.

Angela berharap sinergi antara Pemprov Kaltim dan Pemkab Mahulu terus diperkuat sehingga kebutuhan pangan dan kebutuhan dasar masyarakat tetap terjamin.

Kemarau Berkepanjangan Jadi Perhatian Pemerintah

Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Sumber Daya Alam, Perekonomian dan Kesra, Puguh Harjanto, mengatakan kemarau berkepanjangan yang berlangsung sejak Juni menjadi perhatian pemerintah.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berpotensi meningkatkan kerawanan bencana, tetapi juga dapat memengaruhi ketahanan pangan dan pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA:

Pemprov Kaltim Kirim 62,14 Ton Beras ke Mahulu - ibukotakini.com

Karena itu, kebijakan pangan perlu disesuaikan dengan kondisi lapangan. Pemerintah juga perlu memastikan stabilitas pasokan sekaligus mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pangan.

“Pemerintah hadir dengan upaya pengendalian lonjakan harga dalam menjaga inflasi Kalimantan Timur,” ujar Puguh.

Penyaluran 52,4 ton beras bantuan pangan Kaltim tersebut selanjutnya menjadi tanggung jawab Pemkab Mahulu untuk didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan dan membutuhkan bantuan pangan.***