Penerbangan Terganggu, KAI Siapkan 2 KA Tambahan ke Jakarta
Tren

Penerbangan Terganggu, KAI Siapkan 2 KA Tambahan ke Jakarta

  • KAI Daop 6 menyiagakan dua KA tambahan dengan tujuan akhir Stasiun Gambir, Jakarta
Tren
Ambarwati

Ambarwati

Author

IBUKOTAKINI.COM - Penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) akibat sebaran abu vulkanik di wilayah Jabodetabek membuat konektivitas menuju Jakarta terganggu. 

Merespons kondisi tersebut, PT KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan perjalanan kereta api (KA) tambahan pada Minggu (6/9/2026).

Kereta api tambahan tersebut disiapkan sebagai alternatif transportasi bagi masyarakat yang terdampak pembatalan penerbangan, khususnya penumpang dengan tujuan Jakarta dan sekitarnya maupun dari Jakarta menuju wilayah Jawa bagian selatan.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk kesiapan KAI dalam menjaga konektivitas masyarakat di tengah gangguan akibat kondisi alam.

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/26-penerbangan-di-bandara-sams-sepinggan-batal-imbas-erupsi-krakatau

"KAI Daop 6 berupaya hadir memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi akibat adanya penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta. Kami menyiapkan perjalanan kereta api tambahan agar masyarakat tetap memiliki pilihan transportasi untuk melanjutkan aktivitas," ungkap Feni.

Dua KA Tambahan Disiapkan

KAI Daop 6 menyiagakan dua perjalanan KA tambahan dengan tujuan akhir Stasiun Gambir, Jakarta.

Perjalanan pertama merupakan KA Tambahan relasi Yogyakarta–Gambir. Kereta dijadwalkan berangkat dari Stasiun Yogyakarta pada pukul 18.20 WIB.

Sementara perjalanan kedua merupakan KA Tambahan relasi Malang–Kertosono–Solo–Yogyakarta–Gambir. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/abu-vulkanik-gunung-anak-krakatau-menyebar-hingga-jakarta-banten-dan-lampung

Kereta berangkat dari Stasiun Malang pada pukul 20.15 WIB dan dijadwalkan melanjutkan perjalanan dari Stasiun Yogyakarta pada pukul 02.37 WIB.

Penambahan perjalanan tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan akses transportasi menuju Jakarta setelah terganggunya perjalanan udara akibat sebaran abu vulkanik.

KAI Daop 6 juga mengingatkan calon penumpang untuk memperhatikan informasi perjalanan sebelum berangkat ke stasiun.

Masyarakat disarankan memastikan jadwal dan ketentuan perjalanan melalui kanal informasi resmi KAI.

Penumpang Diminta Waspadai Abu Vulkanik

Selain menyiapkan alternatif transportasi, KAI Daop 6 mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama berada di stasiun maupun dalam perjalanan.

Feni mengatakan, sebaran abu vulkanik di area terbuka perlu diantisipasi. Karena itu, calon penumpang diminta tetap memperhatikan protokol kesehatan dan keselamatan.

"Kami mengimbau masyarakat dan pelanggan untuk tetap menggunakan masker, kacamata pelindung, mengurangi aktivitas di area terbuka, serta mematuhi arahan petugas," katanya.

Penumpang juga diminta memperhatikan kondisi barang bawaan selama perjalanan, terutama makanan dan minuman.

"Pastikan juga barang bawaan, terutama makanan dan minuman, tersimpan dalam wadah tertutup rapat," pungkas Feni. ***