
Pengalaman Kerja dan Minat Rendah Hambat Serapan Job Fair 2026
- Faktor pengalaman kerja dan rendahnya minat pelamar terhadap jenis pekerjaan tertentu menjadi penyebab yang paling dominan
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Sepekan setelah pelaksanaan Job Market Fair (JMF) 2026 di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome pada 14-15 Juli 2026, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan mengungkap masih ada sejumlah kendala yang menyebabkan tidak seluruh lowongan kerja dapat terisi.
Faktor pengalaman kerja dan rendahnya minat pelamar terhadap jenis pekerjaan tertentu menjadi penyebab yang paling dominan.
Kepala Disnaker Kota Balikpapan Adamin Siregar mengatakan, selain dua faktor tersebut, terdapat pula pelamar yang belum memenuhi kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan perusahaan.
"Secara umum ada tiga. Yang pertama pendidikan formalnya tidak memenuhi, yang kedua dari sisi pengalamannya belum punya, dan yang ketiga karena pekerjaannya kurang diminati. Yang paling dominan memang faktor minat dan pengalaman," katanya (21/7/2026).
BACA JUGA:
JMF Balikpapan 2026 Targetkan Tekan Pengangguran - ibukotakini.com
Meski demikian, Disnaker masih menunggu hasil akhir proses rekrutmen dari seluruh perusahaan peserta. Saat ini, berkas lamaran yang masuk masih melalui tahapan seleksi administrasi dan wawancara sehingga hasil penyerapan tenaga kerja diperkirakan baru diketahui sekitar satu bulan setelah pelaksanaan JMF.
"Hasilnya memang belum bisa kita sampaikan sekarang. Kemungkinan sekitar satu bulan lagi baru kita mendapatkan datanya, karena seluruh berkas yang masuk masih diperiksa, diteliti, kemudian dilanjutkan dengan proses wawancara oleh masing-masing perusahaan," terangnya.
Selama penyelenggaraan JMF 2026, sekitar 3.900 pencari kerja mendatangi BSCC Dome Balikpapan. Sebanyak 86 perusahaan membuka 2.087 lowongan pekerjaan untuk berbagai bidang.
BACA JUGA:
2.086 Pencari Kerja Serbu Job Market Fair Balikpapan 2026 - ibukotakini.com
Berkaca pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, tingkat penyerapan tenaga kerja mencapai sekitar 48 persen. Tahun ini, Disnaker menargetkan angka tersebut dapat meningkat hingga melampaui 50 persen.
"Kalau melihat pengalaman tahun lalu, penyerapannya sekitar 48 persen. Tahun ini kami berharap bisa di atas 50 persen. Kalau dari sekitar 2.000 lowongan bisa terserap sekitar 1.000 orang, itu sudah cukup baik," jelasnya.
Adamin menambahkan, Disnaker berencana kembali menggelar Job Market Fair pada akhir tahun sebagai upaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Balikpapan.
Sementara hasil rekrutmen JMF 2026 akan diumumkan setelah seluruh perusahaan peserta menyelesaikan proses seleksi. ***
