
Pengelola Wisata Bersiap Hadapi Lonjakan Pengunjung
- Pantai Manggar menjadi salah satu sektor penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup besar
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM - Menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan meminta pengelola wisata di wilayahnya agar bersiap menghadapi lonjakan pengunjung.
Hal demikian disampaikan oleh kepala Disparpora Balikpapan Cokorda Ratih Kusuma mengingat momentum tersebut kerap terjadi lonjakan yang signifikan pada tempat wisata.
"Kami sudah menyampaikan himbauan tersebut kepada mereka (pengelola wisata, red)," kata Ratih, Rabu 19 Maret 2025.
Ratih mengemukakan, sejumlah persiapan perlu dilakukan sejak dini, agar pengunjung merasa nyaman berwisata di Kota Balikpapan sehingga mereka tidak jera untuk kembali.
"Bila mereka nyaman, pengunjung itu akan meninggalkan kesan positif dan akan kembali lagi berkunjung ke tempat wisata tersebut," tutur dia.
BACA JUGA:
Di Balikpapan, kata Ratih terdapat sejumlah destinasi wisata mulai dari wisata bahari yang memanjang di mulai dari kawasan Balikpapan Kota hingga Balikpapan Timur.
Kemudian juga ada wisata susur teluk, wisata edukasi hingga destinasi wisata berbasis alam seperti di Bukit Kebo yang kini kian digandrungi para wisatawan.
“Kami juga ada destinasi wisata unik seperti pasar tumpah Pringgodani di Balikpapan Timur," ujar Ratih.
Pasar Pringgodani merupakan salah satu destinasi wisata yang menawarkan pengalaman untuk berniaga dengan cara unik yakni menggunakan uang dari kayu.
"Tapi ini hanya buka di akhir pekan saja," tutur Ratih.
Berkaca pada periode libur Natal lalu, wisatawan terpecah dimana mereka tidak hanya terfokus pada Pantai Segara Sari Manggar yang menjadi destinasi wisata bahari andalan kota minyak ini.
BACA JUGA:
Pengalaman tersebut baru dialami Kota Balikpapan yang menujukan bahwa industri pariwisata di Balikpapan berkembang pesat, dimana ini juga menujukan keberhasilan para kelompok sadar wisata (pokdarwis) untuk mengembangkan wisata.
Oleh sebab itu, harus diimbangi dengan pengamanan ekstra oleh lintas sektoral agar pengunjung nyaman meskipun terjadi peningkatan kunjungan.
Sebagai upaya realisasi, Disparpora Balikpapan segera menggelar rapat lintas sektoral untuk menjelaskan mekanisme pengamanan itu.
"Momentum libur panjang ini, wisatawan tidak hanya dari Balikpapan, bahkan hingga luar Kalimantan Timur, sehingga butuh persiapan matang," katanya.
Ratih melanjutkan, sebagai destinasi favorit, Disparpora Balikpapan merencanakan akan menampilkan sejumlah atraksi seperti rangkaian pesona Balikpapan di Pantai Segara Sari.
Dia tak menampik, meskipun kini sudah banyak opsi, namun pantai yang terletak di Timur Kota Balikpapan masih menjadi yang paling ramai.
"Saat ini di pantai tersebut juga terdapat jet coaster dan wahana lainnya. Hal ini patut dipertahankan demi menarik wisatawan baik dalam mau pun luar kota," tuturnya.
BACA JUGA:
Ratih menambahkan, tingkat kunjungan di Pantai Manggar juga menjadi salah satu sektor penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup besar, bahkan hingga melampaui target
"Contoh saja pada tahun, tingkat kunjungannya melebihi 40 persen atau sekitar 42 ribu orang, dari target yang hanya 35 persen untuk sektor pariwisata," papar Ratih. ***
