Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Kota Balikpapan, Chan Harianto, mengatakan pelatihan kesehatan bersama IDI tersebut menjadi pengalaman pertama bagi komunitas umat Buddha di Balikpapan
Balikpapan

Pengurus Vihara Balikpapan Dilatih Bantuan Hidup Dasar, Ini Tujuannya

  • Pengurus vihara di Balikpapan mengikuti pelatihan Bantuan Hidup Dasar bersama IDI Kaltimtara
Balikpapan
Ambarwati

Ambarwati

Author

IBUKOTAKINI.COM - Pengurus vihara di Kota Balikpapan mendapatkan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat medis. 

Pelatihan ini membekali peserta dengan pengetahuan dasar mengenai pertolongan awal yang dapat membantu menyelamatkan nyawa sebelum korban mendapat penanganan tenaga medis.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Perhimpunan Dokter Indonesia (IDI) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara) bersama umat Buddha di Balikpapan. Pelatihan juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke 76.

Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Kota Balikpapan, Chan Harianto, mengatakan pelatihan kesehatan bersama IDI tersebut menjadi pengalaman pertama bagi komunitas umat Buddha di Balikpapan.

Di mana kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi para pengurus vihara yang sebelumnya belum mendapatkan pembekalan khusus mengenai Bantuan Hidup Dasar.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi kami. Para pengurus vihara mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang sebelumnya belum pernah mereka peroleh melalui pelatihan seperti ini,” ungkapnya pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

BACA JUGA:

HUT ke-76, IDI Balikpapan Sasar Sekolah dan Rumah Ibadah - ibukotakini.com

Chan menilai, kemampuan memberikan pertolongan awal penting dimiliki masyarakat karena kondisi darurat medis dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. 

“Respons yang tepat pada menit-menit awal dapat membantu meningkatkan peluang keselamatan korban sembari menunggu bantuan medis lanjutan,” ujarnya.

Chan berharap pelatihan Bantuan Hidup Dasar tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi langkah berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan keselamatan.

Ia juga mengapresiasi IDI Kaltimtara yang telah membuka ruang kolaborasi dengan komunitas umat Buddha di Balikpapan. 

Keterlibatan organisasi keagamaan dalam edukasi kesehatan dapat memperluas jangkauan informasi medis kepada masyarakat.

“Kami berharap kerja sama dengan IDI ini dapat terus berlanjut ke depannya. Mudah-mudahan semakin banyak kegiatan yang bisa dilaksanakan bersama untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya umat Buddha di Balikpapan,” katanya.

Pelatihan BHD menjadi salah satu bentuk edukasi untuk meningkatkan kesiapan masyarakat ketika menghadapi kondisi darurat medis. Pengetahuan dasar ini dapat membantu seseorang memahami langkah awal yang perlu dilakukan sambil menunggu pertolongan profesional. ***