Penuhi Kebutuhan Air Bersih Jangka Panjang, Pj Bupati PPU Bahas Potensi Kerja Sama
Penajam

Penuhi Kebutuhan Air Bersih Jangka Panjang, Pj Bupati PPU Bahas Potensi Kerja Sama

  • Kerja sama ini sangat potensial untuk mendukung program kepala daerah terpilih, khususnya dalam penanganan air bersih.
Penajam
Is Wahyudi

Is Wahyudi

Author

IBUKOTAKINI.COM - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Zainal Arifin, menerima audiensi dari CEO PT Arsari Tirta Pradana, Willie Smits, bersama jajaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka dan Dinas PUPR Kabupaten PPU. 

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Bupati PPU ini membahas potensi kerja sama pelayanan air bersih untuk PPU, Ibu Kota Nusantara (IKN), dan wilayah lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, PT Arsari Tirta Pradana memaparkan gagasan pemanfaatan sumber daya air dari lahan perusahaan seluas 47.000 hektar. Potensi ini dianggap mampu mengatasi tantangan suplai air, termasuk pada kondisi ekstrem seperti kemarau panjang.

Pj Bupati Zainal Arifin menyambut baik inisiatif ini dan mengarahkan agar rencana kerjasama segera ditindaklanjuti. 

“Kerja sama ini sangat potensial untuk mendukung program kepala daerah terpilih, khususnya dalam penanganan air bersih. Langkah konkret seperti pengelolaan fasilitas water treatment di Maridan akan menjadi prioritas jangka pendek. Sementara itu, pemanfaatan potensi lahan 47.000 hektar dari PT Arsari menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan air bersih, tidak hanya untuk PPU, tetapi juga IKN,” jelas Zainal Arifin, baru-baru ini.

BACA JUGA:

Jaga Lingkungan, Pemkab PPU Gaungkan Gerakan Hidup Bersih dan Sehat - ibukotakini.com

Direktur PDAM Danum Taka, Abdul Rasyid, menyebutkan bahwa kerja sama ini relevan dengan kebutuhan daerah dan akan dilakukan melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Ia juga mengungkapkan rencana kunjungan lapangan bersama PT Arsari untuk mengevaluasi lokasi-lokasi strategis.

“Langkah ini sangat tepat untuk mendukung program pemerintah daerah dan PDAM. Untuk jangka pendek, pengelolaan fasilitas water treatment di Maridan akan menjadi fokus utama, sementara jangka panjang adalah pemanfaatan lahan yang dikelola PT Arsari,” ujar Abdul Rasyid.

Ia menambahkan bahwa implementasi kerjasama ini diproyeksikan memakan waktu hingga lima tahun untuk mencapai hasil yang optimal, dengan manfaat signifikan bagi masyarakat PPU dan IKN.

CEO PT Arsari Tirta Pradana, Willie Smits, mengapresiasi respons positif dari pemerintah daerah dan menyatakan komitmen perusahaan untuk menyediakan teknologi serta sumber daya guna memastikan kelangsungan suplai air bersih.

“Kami siap mendukung program ini dengan potensi yang dimiliki, sehingga kebutuhan air bersih masyarakat PPU dan IKN dapat terpenuhi dengan baik,” ungkap Willie Smits. ***