
Penyaluran KUR di Kaltim Capai Rp1,92 Triliun, Kukar Jadi Penerima Terbesar
- Penyaluran KUR sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam memperkuat sektor usaha mikro dan kecil
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kalimantan Timur terus menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang 2026.
Hingga Juni 2026, total KUR yang telah disalurkan di provinsi ini mencapai Rp1,92 triliun kepada sekitar 24 ribu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tersebar di 10 kabupaten dan kota.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, saat menghadiri Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro 2026 di BSCC Dome Balikpapan, Rabu (17/6/2026).
Secara nasional, penyaluran KUR hingga Juni 2026 telah mencapai Rp133 triliun yang disalurkan kepada lebih dari 1,1 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/kaltim-daerah-pertama-penyelenggaraan-festival-umkm-tahun-2026
"Khusus Kalimantan Timur, penyaluran KUR telah mencapai Rp1,92 triliun kepada sekitar 24 ribu UMKM yang tersebar di 10 kabupaten dan kota," ucap Riza.
Berdasarkan data Kementerian UMKM, Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi daerah dengan realisasi penyaluran KUR terbesar di Kalimantan Timur hingga pertengahan tahun 2026.
Nilai pembiayaan yang tersalurkan di Kutai Kartanegara mencapai sekitar Rp400 miliar.
Posisi berikutnya ditempati Kota Samarinda dengan penyaluran sebesar Rp361 miliar, disusul Kabupaten Paser yang mencapai Rp270 miliar.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/besok-umkm-balikpapan-bisa-urus-nib-hingga-sertifikasi-halal-gratis
Riza menilai capaian tersebut menunjukkan masih terbukanya ruang penyaluran KUR yang cukup besar pada semester kedua tahun 2026.
Karena itu, pemerintah terus mendorong pelaku UMKM memanfaatkan akses pembiayaan formal untuk memperkuat modal usaha dan meningkatkan daya saing.
Menurutnya, KUR menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan sektor UMKM sekaligus mendorong pelaku usaha naik kelas.
"Kami melihat masih ada potensi yang cukup besar untuk dimanfaatkan pada semester kedua tahun ini sehingga KUR dapat menjangkau lebih banyak UMKM di Kalimantan Timur," katanya.
Melalui perluasan akses pembiayaan tersebut, pemerintah berharap semakin banyak UMKM yang mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, serta menciptakan lapangan kerja baru di daerah.
Penyaluran KUR sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam memperkuat sektor usaha mikro dan kecil yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional. ***
