
Penyebab Kebakaran KM Prince Soya di Pelabuhan Samarinda Terungkap
- Diduga Berasal dari Tangki Oli
Samarinda
IBUKOTAKINI.COM – Penyebab kebakaran KM Prince Soya yang terjadi di Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur, mulai menemukan titik terang. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda mengungkapkan, kebakaran diduga dipicu oleh permasalahan pada sebuah tangki yang berisi oli di dalam kapal.
Meski demikian, penyebab pasti insiden tersebut masih menunggu hasil investigasi tim ahli bersama aparat kepolisian.
Kepala Seksi Keselamatan Berlayar KSOP Kelas I Samarinda, Yuliansyah, mengatakan indikasi awal mengarah pada gangguan yang terjadi di tangki oli kapal.
"Untuk sementara waktu, kami telah menyatakan bahwa insiden kebakaran ini dipicu oleh adanya indikasi permasalahan awal pada sebuah tangki yang berisi oli," kata Yuliansyah dikutip dari Kantor Berita Antara, Minggu (2/8/2026).
BACA JUGA:
Radar AIS Segera Dipasang di Kaltim, Deteksi Kapal Ilegal - ibukotakini.com
Ia menegaskan, proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan sumber api secara ilmiah dan menyeluruh.
Kebakaran Terdeteksi Pukul 11.02 WITA
Insiden kebakaran pertama kali diketahui pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 11.02 WITA saat KM Prince Soya sedang bersandar di Pelabuhan Samarinda.
Petugas jaga pelabuhan melihat kepulan asap hitam pekat keluar dari bagian dek kapal. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pimpinan pelabuhan untuk dilakukan penanganan darurat.
KSOP kemudian berkoordinasi dengan Pelindo dan mengerahkan armada pemadam kebakaran guna mencegah api meluas.
"Tindakan petugas jaga sangat sigap menghubungi pimpinan untuk mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama Pelindo guna segera mengerahkan armada pemadam," ujar Yuliansyah.
BACA JUGA:
Investasi Migas Lepas Pantai Meningkat, WINS Borong Armada Baru - ibukotakini.com
Tim gabungan memusatkan proses pemadaman pada area dek kanan kapal yang menjadi titik munculnya kobaran api. KSOP juga menurunkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk mempercepat penanganan di kawasan dermaga.
Tidak Ada Korban Jiwa
KSOP memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Saat kebakaran terjadi, KM Prince Soya sedang bersandar dan belum mengangkut penumpang sehingga kondisi kapal dalam keadaan kosong.
Hal ini membuat proses evakuasi dapat dilakukan tanpa adanya korban maupun penumpang yang terdampak secara langsung.
Jadwal Pelayaran Tetap Berjalan
Selain fokus pada penanganan kebakaran, KSOP Kelas I Samarinda juga memastikan insiden ini tidak mengganggu layanan transportasi laut bagi masyarakat.
KM Prince Soya yang memiliki kapasitas sekitar 1.800 penumpang sedianya dijadwalkan berlayar pada Minggu pukul 14.00 WITA. Untuk menghindari terganggunya jadwal keberangkatan, KSOP telah menyiapkan kapal pengganti.
BACA JUGA:
Laba Operasi Pabrik Semen di Muara Jawa Naik - ibukotakini.com
"Kami segera mengambil langkah mitigasi menyeluruh agar jadwal pelayaran ribuan penumpang tidak telantar akibat insiden ini," kata Yuliansyah.
Menurutnya, seluruh penumpang yang telah membeli tiket secara daring tetap akan diberangkatkan menggunakan armada pengganti yang memenuhi standar keselamatan dan kelayakan berlayar.
"Seluruh hak penumpang yang sebelumnya telah membeli tiket pelayaran secara daring tetap terpenuhi secara utuh melalui armada yang telah disiagakan," ujarnya.
KSOP menambahkan pengawasan terhadap standar keselamatan pelayaran akan diperketat setelah insiden ini guna memastikan keamanan seluruh pengguna jasa transportasi laut di Pelabuhan Samarinda.***
