
Penyusunan RKPD 2027, Kaltim Fokus Tangani Air dan Banjir
- Selain SPAM dan banjir, penanganan stunting turut menjadi fokus Pemprov Kaltim
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberi perhatian serius terhadap dua usulan strategis dari Pemerintah Kota Balikpapan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 untuk penyusunan RKPD 2027.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menegaskan bahwa pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) serta penanganan banjir menjadi prioritas utama yang harus segera ditindaklanjuti.
Kedua program tersebut merupakan kebutuhan mendasar masyarakat Balikpapan sekaligus menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Program SPAM dan penanganan banjir penting bagi masyarakat Balikpapan. Usulan ini menjadi perhatian serius Pemprov Kaltim,” ungkap Seno Aji usai Musrenbang, di Balai Kota Balikpapan pada Kamis, 2 April 2026.
Pemprov Kaltim memastikan akan membawa dua usulan tersebut ke tingkat provinsi untuk dibahas lebih lanjut. Hal ini menurutnya, dilakukan agar realisasi program dapat segera memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
BACA JUGA:
Susun RKPD 2027, Pemkot Balikpapan Fokus 9 Program Strategis - ibukotakini.com
“Kita akan diskusikan di tingkat provinsi. Sehingga ada juga perhatian dari Pemprov Kaltim terhadap penanganan air minum dan banjir,” jelasnya.
Langkah ini menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah kota dan provinsi dalam menjawab persoalan krusial, khususnya terkait layanan dasar dan infrastruktur lingkungan.
Selain SPAM dan banjir, penanganan stunting turut menjadi fokus Pemprov Kaltim. Program ini dinilai penting karena berkaitan langsung dengan kualitas kesehatan dan masa depan generasi muda di Benua Etam.
Pemkot Balikpapan diminta untuk memperkuat standar pelayanan minimum, terutama bagi anak-anak balita yang menjadi indikator utama dalam pengukuran prevalensi stunting.
BACA JUGA:
1.036 Usulan di Musrenbang 2027, Prioritas Infrastruktur dan Kesehatan - ibukotakini.com
Kerja sama antara Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dan Pemprov Kaltim juga diharapkan semakin diperkuat guna memastikan penanganan stunting berjalan optimal.
Sementara itu, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, menegaskan bahwa tahun 2027 menjadi fase penting dalam pembangunan daerah.
Tahun tersebut merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD, di mana pemerintah kota akan beralih dari tahap pemantapan fondasi pada 2026 menuju akselerasi pembangunan.
“Dengan dukungan dari Pemprov Kaltim, diharapkan berbagai program prioritas yang diusulkan dapat terealisasi dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat Balikpapan,” tutupnya. ***
