
Peringati HUT Ke-55 KORPRI, ASN Balikpapan Pasok Stok Darah PMI
- Wawali Bagus Susetyo bagikan pengalaman pribadi saat butuh donor darah
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Balikpapan mencatat kebutuhan darah mencapai 2.000 kantong setiap bulan.
Stok ini dialokasikan untuk memasok seluruh rumah sakit di Balikpapan serta menjamin kelangsungan hidup 112 pasien talasemia yang bergantung pada transfusi rutin.
Ketua PMI Kota Balikpapan, Zulkifli, mengungkapkan pasokan darah ini menjadi krusial karena sifatnya yang terus berpacu dengan waktu.
"Setiap bulan kita butuh sekitar 2.000 kantong untuk melayani 22 rumah sakit. Selain itu, ada 89 anak dan 23 pasien dewasa penderita talasemia di Balikpapan yang harus menjalani transfusi darah setiap dua pekan," kata Zulkifli di sela kegiatan Donor Darah HUT ke-55 KORPRI di Kantor PMI Balikpapan pada Senin, 2 November 2026.
Zulkifli mengatakan, jika pasokan lokal melimpah, PMI Balikpapan juga kerap membantu memenuhi pasokan darurat ke wilayah tetangga seperti Samarinda hingga Banjarmasin.
"Hingga kini Balikpapan mampu memenuhi kebutuhan darah di Kota Balikpapan," imbuhnya.
Pentingnya ketersediaan stok darah ini diamini langsung oleh Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo.

Bagus membagikan pengalaman pribadinya yang pernah berada di posisi kritis saat baru satu bulan menetap di Balikpapan.
Kala itu, sang istri harus menjalani proses persalinan darurat di RS Restu Ibu karena bayi mereka terlilit tali pusat. Dalam kondisi panik, stok darah yang dibutuhkan di rumah sakit ternyata kosong.
"Saya baru satu bulan di Balikpapan, tiba-tiba harus cari darah sendiri. Saya kaget luar biasa. Beruntung adik ipar mengantar saya langsung ke Kantor PMI," kenang Bagus.
Pengalaman berharga tersebut menyadarkan Bagus bahwa setetes darah bukan sekadar urusan medis, melainkan menyangkut harapan hidup seseorang.
Aksi Nyata ASN KORPRI untuk Kemanusiaan
Merespons kebutuhan darah yang tinggi, sebanyak 155 Aparatur Sipil Negara (ASN) mendaftarkan diri dalam aksi donor darah peringatan HUT ke-55 KORPRI Kota Balikpapan.
Bagus mengapresiasi tinggi atas kolaborasi KORPRI dan PMI ini. Ia menekankan bahwa pengabdian ASN tidak boleh berhenti di belakang meja kerja saja.
"Insan KORPRI harus memiliki kepekaan nurani untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat. Semoga aksi kemanusiaan ini semakin memperkuat sinergi menuju Balikpapan yang maju, nyaman, dan sejahtera," tegasnya. (Adv-Diskominfo Balikpapan)
