Peringati HUT Sultan Kutai XXI, KPB Dukung Pelestarian Adat
Kutai Kartanegara

Peringati HUT Sultan Kutai XXI, KPB Dukung Pelestarian Adat

  • Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura memiliki peran penting dalam membentuk identitas sosial dan budaya masyarakat Kalimantan Timur
Kutai Kartanegara
Robi Sugiarto

Robi Sugiarto

Author

IBUKOTAKINI.COM - PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) komitmen untuk menempatkan pembangunan industri sejalan dengan nilai-nilai budaya lokal.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran jajaran manajemen KPB dalam peringatan Hari Kaseh Selamat Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI yang digelar di Kedaton Kutai Kartanegara, Senin (9/2).

Direktur Keuangan dan Penunjang Bisnis PT KPB bersama manajemen hadir memenuhi undangan resmi Kesultanan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan sejarah yang mengakar kuat di Kalimantan Timur. 

Peringatan ini menandai bertambahnya usia ke-75 Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI, Adji Muhammad Arifin.

Kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Dhanur Dwijatmiko, menyebut peringatan hari ulang tahun Sultan sebagai momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat. 

Menurutnya, peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ruang refleksi atas perjalanan panjang Kesultanan sekaligus penguatan komitmen bersama untuk menjaga dan melestarikan nilai adat dan budaya.

Rangkaian acara diawali dengan Tari Topeng Panah Buana dan Kanjar Ganjur sebagai simbol penyambutan dan penghormatan adat. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang mengajak para hadirin merefleksikan nilai-nilai spiritual sebagai bagian tak terpisahkan dari tradisi Kesultanan.

BACA JUGA:

RU Balikpapan Raih CSR Awards 2026 Bidang Pendidikan - ibukotakini.com

Vice President Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan, Asep Sulaeman, mengatakan bahwa pembangunan industri modern tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial dan budaya setempat. 

“Kami meyakini pembangunan kilang modern harus tumbuh dan berkembang dengan tetap berakar pada adab dan budaya lokal. Nilai-nilai kearifan lokal menjadi fondasi dalam membangun hubungan yang harmonis antara industri, masyarakat, dan lingkungan sekitar,” ucapnya pada Selasa, 10 Februari 2026.

Pada kesempatan tersebut, Asep juga menyampaikan doa dan harapan bagi Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI agar senantiasa diberikan kesehatan, kebijaksanaan, serta kekuatan dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Kesultanan bagi generasi mendatang.

Dalam lintasan sejarah, Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura memiliki peran penting dalam membentuk identitas sosial dan budaya masyarakat Kalimantan Timur. 

Seiring perkembangan zaman, wilayah-wilayah yang berada dalam naungan sejarah Kesultanan turut berkembang menjadi pusat-pusat pertumbuhan. Kota Balikpapan, yang tumbuh sebagai kota minyak, menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan industri energi nasional, dengan dinamika modernisasi yang terus berdampingan dengan akar budaya lokal. ***