Sekretaris Diskominfo Balikpapan, Agung Wibowo
Balikpapan

Perkuat Akses Layanan Digital, Diskominfo Gelar Workshop Literasi SPBE 2025

  • Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai layanan publik berbasis digital
Balikpapan
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Balikpapan menggelar workshop literasi promosi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 2025 dengan tema “Layanan Publik Digital: Mudah, Cepat, dan Dekat dengan Masyarakat”. 

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai layanan publik berbasis digital serta mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

Sekretaris Diskominfo Balikpapan, Agung Wibowo, menjelaskan bahwa workshop ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam proses transformasi digital.

“Kami ingin masyarakat semakin memahami layanan publik digital yang telah disiapkan Pemkot Balikpapan. Literasi ini penting agar transformasi digital tidak hanya berjalan di internal pemerintah, tetapi juga dipahami dan dimanfaatkan secara optimal oleh warga,” ungkap Agung dalam laporannya yang berlangsung di Grand Tjokro Balikpapan pada Selasa, 18 November 2025.

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/dkp-3-luruskan-isu-temuan-ikan-mati-di-manggar

Workshop ini diikuti peserta dari 34 kelurahan di Kota Balikpapan, menghadirkan narasumber dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kedua OPD tersebut memaparkan layanan digital yang saat ini telah digunakan masyarakat, termasuk inovasi yang tengah dikembangkan.

Agung menyebut, melalui kegiatan ini peserta diharapkan mendapatkan pemahaman lebih baik mengenai konsep dan manfaat SPBE dalam mempercepat akses layanan publik.

Workshop Literasi SPBE 2025

“Dengan pemahaman yang lebih kuat, masyarakat dapat mengakses layanan pemerintah secara lebih mudah dan cepat. Peran masyarakat sangat penting dalam mendukung transformasi digital yang sedang kita jalankan,” katanya.

Agung menambahkan, workshop ini juga membuka ruang bagi peserta untuk memberikan masukan, kritik, dan ide kreatif terkait pengembangan aplikasi layanan publik Kota Balikpapan. Upaya tersebut diharapkan membuat layanan digital pemerintah semakin ramah pengguna dan relevan dengan kebutuhan warga.

“Masyarakat sebagai pengguna layanan tentu memiliki perspektif yang sangat penting. Kami ingin aplikasi pemerintah benar-benar nyaman digunakan dan mampu menjawab kebutuhan dasar publik,” ujarnya.

Kegiatan workshop literasi SPBE 2025 ini diselenggarakan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah memperluas literasi digital sekaligus mempercepat implementasi pelayanan berbasis elektronik. ***