
Perluas Akses Air Bersih, Pemkot Balikpapan Gandeng Mitra
- Air Bersih Menyasar Sekolah dan 40 Rumah Tangga
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Akses air bersih dan sanitasi di Kelurahan Kariangau, Balikpapan Barat, mendapat perhatian melalui kolaborasi lintas sektor.
Pemerintah Kota Balikpapan bersama Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI), POSCO International, ARC, dan Community Chest of Korea resmi menjalankan Indonesia Kariangau WASH Project.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan yang berlangsung pada Rabu (5/8/2026) di Auditorium Balaikota Balikpapan.
Program diarahkan untuk meningkatkan akses air bersih dan sanitasi bagi masyarakat Kariangau yang menjadi salah satu kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Penandatanganan dilakukan Pj Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Agus Budi Prasetyo bersama para mitra di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan.
Executive Director Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI), Febrina Fransisca Sianturi, mengatakan program tersebut dirancang untuk menjawab persoalan akses air bersih yang masih dihadapi masyarakat Kariangau, terutama karena karakteristik wilayahnya yang berada di kawasan pesisir.
“Di Kariangau, khususnya di lingkungan sekolah dan permukiman warga, masih terdapat tantangan dalam memperoleh air bersih karena karakteristik wilayah pesisir dengan kualitas air tanah yang belum memadai. Melalui program ini kami ingin menghadirkan solusi yang berkelanjutan,” ungkap Febrina.
BACA JUGA:
Balikpapan Bangun Budaya Membaca dari Program Alibaba - ibukotakini.com
Indonesia Kariangau WASH Project tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur. Program juga dirancang untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan fasilitas air bersih.
GNI bersama mitra akan membangun instalasi air bersih di sekolah, menyediakan sumur bor, serta membentuk komite pengelola air di setiap RT.
“Kami ingin masyarakat memiliki rasa memiliki sehingga fasilitas yang dibangun dapat dirawat dan dimanfaatkan dalam jangka panjang,” katanya.
Program tersebut akan memberikan manfaat langsung bagi SMP Negeri 16 Balikpapan dan SD Negeri 020 Balikpapan Barat melalui pembangunan sistem filtrasi air bersih.
Selain menyasar fasilitas pendidikan, akses air bersih juga akan diperluas untuk sekitar 40 rumah tangga di Kelurahan Kariangau.
Pj Sekda Balikpapan Agus Budi Prasetyo menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dan tidak dapat sepenuhnya mengandalkan pemerintah.
Kawasan Kariangau memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu wilayah penyangga IKN. Karena itu, peningkatan kualitas hidup masyarakat di kawasan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan wilayah.
BACA JUGA:
Pemkot Balikpapan Ajak Warga Semarakkan HUT RI - ibukotakini.com
“Kariangau merupakan salah satu wilayah strategis yang menjadi kawasan penyangga IKN. Karena itu, pembangunan di wilayah ini memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Agus.
Ia menjelaskan, Indonesia Kariangau WASH Project mencakup empat komponen utama.
Pertama, penyediaan fasilitas air bersih melalui sistem filtrasi di SMP Negeri 16 dan SD Negeri 020 Balikpapan Barat. Kedua, pembangunan sejumlah titik sumur bor untuk melayani sekitar 40 rumah tangga.
Ketiga, peningkatan akses sanitasi. Keempat, pembentukan komite pengelola air di lingkungan masyarakat.
Menurut Agus, program tersebut tidak sekadar menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar mampu mengelola dan menjaga sumber air bersih secara berkelanjutan.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan kawasan penyangga IKN,” imbuhnya. ***
