
Persikutim Berlaga di Liga Nusantara 2026
- Target Menembus Liga 2 Indonesia
Kutai Timur
IBUKOTAKINI.COM – Persikutim Kutai Timur (Kutim) bersiap menghadapi kompetisi Liga Nusantara 2026 dengan Stadion Kudungga sebagai markas utama. Klub kebanggaan masyarakat Kutim itu akan menjalani 14 pertandingan dengan format home-away sepanjang kompetisi yang berlangsung sekitar empat bulan.
Ketua Umum sekaligus Manajer Persikutim, Pandi Widiarto, mengatakan tim akan memainkan tujuh pertandingan di Stadion Kudungga dan tujuh laga lainnya di kandang lawan.
“Kompetisinya kurang lebih sekitar empat bulan. Ada 14 pertandingan, tujuh pertandingan dimainkan di Stadion Kudungga dan tujuh pertandingan dimainkan di luar,” kata Pandi, Jumat (2/10/2026).
Persikutim tergabung dalam Grup C Liga Nusantara 2026. Sejumlah calon lawan yang disebut antara lain Persekap Pasuruan, Pasuruan United, Persipani Paniai, Perseden Denpasar, PS Ngada, serta beberapa tim asal Papua.
BACA JUGA:
28 Desainer, 224 Koleksi Ramaikan BIFF 2026 Samarinda - ibukotakini.com
Persiapan tim terus dimatangkan menjelang kompetisi. Para pemain telah berkumpul dan menjalani latihan hampir dua pekan untuk membangun kesiapan fisik, teknik, dan kekompakan tim.
Persikutim juga mengombinasikan pemain berpengalaman dengan talenta muda lokal. Komposisi tersebut menjadi bagian dari strategi klub untuk membuka kesempatan bagi pemain asli Kutim sekaligus membangun regenerasi sepak bola daerah.
“Kita mengambil pemain yang profesional dan beberapa kita kolaborasikan dengan pemain lokal, pemain muda potensial. Kita berharap ke depan tim ini bisa didominasi pemain lokal,” ujar Pandi.
Bupati Kutim Targetkan Persikutim Tembus Liga 2
Dukungan pemerintah daerah turut diberikan untuk perjalanan Persikutim di Liga Nusantara 2026. Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman berharap Persikutim mampu memberikan hasil terbaik sekaligus meningkatkan prestasi sepak bola daerah.
BACA JUGA:
Jelang MotoGP Indonesia 2026, Marc Marquez Borong Kemenangan di Motegi - ibukotakini.com
Ardiansyah bahkan mendorong Persikutim tidak berhenti di Liga Nusantara. Ia berharap klub tersebut mampu berkembang dan menembus Liga 2 Indonesia.
Dengan tujuh laga kandang di Stadion Kudungga, dukungan suporter Kutim akan menjadi salah satu faktor penting bagi Persikutim. Kehadiran publik di stadion diharapkan mampu menciptakan atmosfer pertandingan sekaligus menjadi energi tambahan bagi tim.
Kompetisi Liga Nusantara 2026 pun menjadi kesempatan bagi Persikutim untuk mengangkat nama sepak bola Kutai Timur di level nasional sekaligus membuka jalan menuju persaingan yang lebih tinggi.***
