
Pertamina RU V Balikpapan Kirim Perdana SF-05 ke BP Tangguh LNG
- SF-05 merupakan produk dengan spesifikasi khusus yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan industri pengeboran minyak dan gas
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit (RU) V Balikpapan merealisasikan penyaluran perdana Smooth Fluid 05 (SF-05) kepada BP Tangguh LNG di Sorong. Produk khusus untuk kebutuhan industri pengeboran minyak dan gas tersebut dikirim dengan volume mencapai 12.000 barrel.
Penyaluran perdana SF-05 ditandai seremoni di Kaki Jetty 5A RU V Balikpapan, Selasa (15/9). Kegiatan tersebut dihadiri General Manager beserta jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan, PT Pertamina Lubricants, PT Synergy Perkasa Sejahtera, PT MI Indonesia, serta perwakilan Technology Innovation & Implementation (TII) PT Pertamina (Persero).
General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan Novie Handoyo Anto mengatakan, pengiriman perdana tersebut menjadi bagian dari pengembangan pemanfaatan SF-05 untuk kebutuhan industri hulu migas.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan penyaluran perdana SF-05 ke BP Tangguh LNG dengan quantity loading 12.000 barrel. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan demand existing yang dirancang sekitar 3.000 hingga 5.000 barrel per lifting,” ungkap Anto.
Menurut dia, volume pengiriman perdana tersebut membuka peluang pemanfaatan SF-05 dalam jumlah lebih besar. Anto berharap penggunaan produk tersebut dapat berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelanggan di sektor pengeboran.
BACA JUGA:
Penyalahgunaan BBM Subsidi Terungkap di Kukar-Kutim, Ini Respons Pertamina - ibukotakini.com
“Kami berharap penyaluran ini dapat terus berkelanjutan dan semakin banyak customer yang menggunakan SF-05 sebagai bagian dari kebutuhan kegiatan pengeboran,” lanjutnya.
SF-05 merupakan produk dengan spesifikasi khusus yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan industri pengeboran minyak dan gas.
Penyaluran kepada BP Tangguh LNG menjadi salah satu tahapan dalam pengembangan pemanfaatan produk tersebut. Prosesnya melibatkan sejumlah pihak, yakni Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan, Pertamina Lubricants, PT Synergy Perkasa Sejahtera, PT MI Indonesia, serta fungsi terkait lainnya.
Perwakilan PT MI Indonesia Agung Heru Wijanarko mengapresiasi terealisasinya penyaluran perdana SF-05. Dia menyebut penggunaan produk yang dikembangkan di Indonesia untuk kebutuhan industri migas sebagai hasil dari proses kolaborasi berbagai pihak.
“Kami sangat bangga melihat produk unggulan yang dikembangkan di Indonesia dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan industri migas. Ini merupakan hasil dari kolaborasi yang panjang dan kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut sehingga dapat menghasilkan inovasi-inovasi baru ke depannya,” ujar Agung.
BACA JUGA:
Pertalite Balikpapan Dipastikan Aman, Pasokan ke Makassar Tak Kurangi Stok - ibukotakini.com
Sementara itu, Benny Mamyo dari PT Synergy Perkasa Sejahtera mengatakan pengembangan SF-05 telah melalui perjalanan inovasi selama kurang lebih satu dekade.
“Ini merupakan perjalanan inovasi yang sudah berjalan kurang lebih 10 tahun. Kami terus berupaya menghadirkan produk yang dapat digunakan oleh industri dalam negeri,” kata Benny.
Dia menilai penyaluran perdana SF-05 menjadi momentum penting dalam perjalanan pengembangan produk tersebut. Kolaborasi yang telah berlangsung diharapkan terus berkembang untuk menghasilkan produk yang dapat digunakan industri nasional.
Penyaluran perdana SF-05 ke BP Tangguh LNG sekaligus menjadi bagian dari pengembangan produk dan pemanfaatan produk dalam negeri untuk kebutuhan industri migas. ***
