
Perusahaan Ini Mau Bangun Bandara di Kabupaten Kutai Timur
- Akselerasi Perekonomian di kawasan industri Maloy
Samarinda
IBUKOTAKINI.COM – Perusahaan di Kutai Timur (Kutim) mengusulkan pembangunan bandara umum di Kawasan Perkotaan Baru (KPB) Maloy.
Usulan tersebut disampaikan PT Indonesia Plantation Synergy (IPS) saat melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (2/4/2026).
Audiensi membahas rencana pembangunan bandara umum yang diharapkan menjadi infrastruktur penunjang percepatan investasi dan pertumbuhan ekonomi di Kawasan Perkotaan Baru Maloy, khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK) dan sekitarnya.
Didampingi sejumlah kepala perangkat daerah, Seno Aji menyatakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada prinsipnya mendukung penuh rencana pembangunan bandara tersebut.
BACA JUGA:
Posko Lebaran Ditutup, Penumpang Bandara Sepinggan Capai 290 Ribu - ibukotakini.com
“Pemprov Kaltim mendukung penuh. Kami harapkan ini menjadi infrastruktur penunjang untuk menarik investor ke Kutai Timur, khususnya Maloy dan sekitarnya,” ujarnya.
Menurut Seno Aji, keberadaan bandara penting untuk mendukung kawasan Kaliorang–Sangkulirang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Namun demikian, ia mengingatkan agar status lahan, terutama yang berkaitan dengan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) transmigrasi, dipastikan dalam kondisi clean and clear guna menghindari potensi persoalan sosial di kemudian hari.
Selain itu, Pemprov Kaltim mendorong agar bandara yang direncanakan berstatus bandara umum sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat luas.
BACA JUGA:
Arus Balik, Pertamina Siagakan SPBU Modular Tol Balikpapan–Samarinda - ibukotakini.com
“Kalau memungkinkan, langsung diurus perizinan umum. Jangan seperti beberapa bandara yang hanya bisa digunakan perusahaan,” tegasnya.
Seno Aji juga meminta agar investor melibatkan pemerintah daerah, termasuk melalui perusahaan daerah (perusda), sehingga proyek tersebut dapat berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Ia menyebut dokumen permohonan yang diajukan PT IPS sudah hampir lengkap dan tinggal ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait.
Apabila seluruh persyaratan terpenuhi, Pemprov Kaltim siap menerbitkan surat dukungan.
BACA JUGA:
Puncak Arus Balik, Bandara Sepinggan Layani 23 Ribu Penumpang - ibukotakini.com
“Yang terpenting lahan sudah clear. Setelah itu, rekomendasi bisa segera kami keluarkan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kawasan Kaliorang–Sangkulirang merupakan daerah pertumbuhan ekonomi baru di Kutai Timur yang memerlukan dukungan infrastruktur strategis seperti bandara guna mempercepat pengembangan investasi.
PT Indonesia Plantation Synergy (IPS) merupakan perusahaan patungan antara Kuala Lumpur Kepong Berhad and PT Astra Agro Lestari TBK. ***
