
PHK Massal Landa Tokopedia, GOTO Buka Suara
- Dampak Keuangan Terbatas
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya buka suara terkait kabar rencana penyesuaian organisasi alias pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang menerpa anak usahanya, PT Tokopedia.
Manajemen GOTO mengklaim langkah efisiensi tersebut tidak akan memberikan dampak material terhadap kinerja keuangan maupun operasional perseroan.
Pernyataan itu disampaikan manajemen GOTO menjawab surat permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) bernomor S-07958/BEI.PP3/07-2026 tertanggal 2 Juli 2026.
Bagaimana dampak riil reposisi organisasi Tokopedia ini terhadap kantong GOTO?
Dampak Keuangan GOTO Dipastikan Terbatas, Ini Alasannya
Dalam surat tanggapan resmi yang ditandatangani oleh Direktur GOTO, Simon Tak Leung Ho, manajemen menegaskan bahwa GOTO tidak lagi melakukan konsolidasi laporan keuangan dengan PT Tokopedia.
Hal ini terjadi setelah porsi kepemilikan saham GOTO di Tokopedia terdilusi menjadi sebesar 24,99% sejak Januari 2024 silam.
"Saat ini, Perseroan mencatatkan investasinya di PT Tokopedia menggunakan metode ekuitas sesuai dengan PSAK 228 tentang Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama," tulis manajemen GOTO dalam keterbukaan informasi keuangan, dikutip Sabtu (4/7/2026).
BACA JUGA:
RUPS GOTO: Setujui Buyback Saham Rp3,5 Triliun - ibukotakini.com
Dengan perubahan metode akuntansi tersebut, dampak finansial dari dinamika yang terjadi di Tokopedia hanya akan berimbas secara terbatas pada pos-pos berikut:
- Bagian Laba/Rugi Bersih Entitas Asosiasi: GOTO mengestimasi tidak ada dampak material terhadap bagian laba atau rugi bersih yang berasal dari Tokopedia akibat kebijakan penyesuaian organisasi tersebut.
- Pendapatan E-commerce Service Fee: GOTO memastikan arus kas masuk dari biaya layanan (e-commerce service fee) yang rutin diterima dari PT Tokopedia dipastikan aman dan tidak berdampak sama sekali.
- Sektor Non-Keuangan: Dari sisi operasional dan reputasi non-keuangan, manajemen juga memproyeksikan tidak ada kendala material yang mengganggu kelangsungan bisnis perseroan.
Karena dampak yang dinilai sangat minim dan terkendali, manajemen GOTO menyatakan tidak berencana mengambil langkah atau strategi khusus dalam merespons restrukturisasi internal Tokopedia.
Apa Rencana GOTO Terhadap 24,99% Saham Tokopedia Setahun ke Depan?
Bagi para pelaku pasar dan investor yang berspekulasi bahwa GOTO akan melepas sisa kepemilikan sahamnya di Tokopedia dalam waktu dekat, manajemen langsung menepis rumor tersebut.
BACA JUGA:
Hindari Averaging Down Agresif di Tengah Tekanan Berat IHSG - ibukotakini.com
GOTO menegaskan komitmennya untuk tetap mempertahankan porsi saham yang ada saat ini.
"Sampai dengan tanggal surat ini, Perseroan tidak memiliki rencana dalam waktu dekat terkait kepemilikannya di PT Tokopedia," tegas manajemen, mengonfirmasi strategi investasi mereka untuk satu tahun ke depan.
Komitmen Keterbukaan Informasi Pasar Modal
Menutup klarifikasinya, GOTO memastikan tidak ada fakta material atau informasi penting lainnya yang disembunyikan dari publik yang dapat memengaruhi pergerakan harga saham GOTO maupun kelangsungan hidup perusahaan.
Perusahaan berkomitmen penuh mematuhi regulasi pasar modal Indonesia, termasuk Peraturan OJK No. 31/POJK.04/2015 (yang telah diubah menjadi POJK No. 45 Tahun 2024) serta Keputusan Direksi BEI No:Kep-00087/BEI/12-2025 mengenai kewajiban penyampaian informasi secara tepat waktu.
GOTO berjanji akan selalu melakukan keterbukaan informasi paling lambat sebelum sesi I perdagangan saham dimulai pada hari kerja berikutnya jika terjadi peristiwa material baru.***
