PHRI Balikpapan Harap Rute Baru Dongkrak Okupansi Hotel di Akhir Tahun 2025
Balikpapan

PHRI Balikpapan Harap Rute Baru Dongkrak Okupansi Hotel di Akhir Tahun

  • Okupansi Belum Maksimal, PHRI Balikpapan Bertahan Tanpa PHK
Balikpapan
Muhammad S.J

Muhammad S.J

Author

IBUKOTAKINI.COM - Sejak awal tahun 2025, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Balikpapan, Sugianto mengakui okupansi dunia perhotelan di wilayahnya tidak begitu ramai. Menurutnya, sejak Januari hingga Juli 2025, okupansi hotel di Balikpapan rata-rata hanya mencapai 30 persen. 

Meski begitu, ia memastikan pelaku usaha perhotelan memilih tetap bertahan dengan sistem pengurangan jam kerja dibanding melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Jadi teman-teman melakukan pengurangan jam kerja, artinya sistem kerjanya aja, bukan orangnya," katanya saat dijumpai pada Rabu 8 Oktober 2025.

Ia mencontohkan, beberapa hotel menerapkan sistem bergiliran bagi karyawan, misalnya karyawan A bekerja 10 hari, lalu gantian dengan karyawan lain.

Disisi lain, Sugianto berharap okupansi itu bisa segera terdongkrak menjelang akhir tahun, lebih lagi belakangan ini banyak maskapai membuka rute baru menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepingan Balikpapan.

"Saya tentunya sangat menyambut positif adanya rute baru," tandasnya.

BACA JUGA:

DPRD Balikpapan Susun Kajian Akademik Bangun Destinasi Wisata Berkelanjutan - ibukotakini.com

Dari rute baru itu, pihaknya berharap bisa mendongkrak okupansi hotel dan menggairahkan kembali sektor pariwisata

Menurutnya, peningkatan konektivitas udara akan mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan yang berimbas pada okupansi hotel, serta sektor UMKM.

“Kalau ada penerbangan atau rute baru, pasti dampaknya positif, baik bagi hotel maupun UMKM," tuturnya.

Hal itu ia katakana bukan tanpa sebab, mengingat kota minyak ini adalah pintu gerbang lebih lagi dengan adanya Ibu Kota Nunsantara.

"Jadi semakin sering ada kunjungan dari daerah lain ke Balikpapan, itu sangat baik sekali, apalagi kalo dari luar negeri,” pungkasnya. ***