
PLN Buka Jalan UMKM Nunukan Tembus Pasar Global Lewat Pelatihan Ekspor
- PLN UID Kaltimra membekali 25 UMKM Nunukan dengan pelatihan ekspor-impor melalui Rumah BUMN
Kabar Ibu Kota
IBUKOTAKINI.COM - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kali ini, PLN membekali puluhan pelaku usaha di Kabupaten Nunukan dengan pelatihan ekspor-impor guna memperluas akses produk lokal ke pasar internasional.
Program yang digelar melalui Rumah BUMN Nunukan tersebut diikuti 25 pelaku UMKM binaan. Pelatihan dan bimbingan teknis ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu memenuhi standar perdagangan global sekaligus memanfaatkan peluang ekspor, khususnya dari wilayah perbatasan Indonesia.
Koordinator Rumah BUMN Nunukan, Dian Ningrum, mengatakan pelatihan merupakan bagian dari pendampingan berkelanjutan yang diberikan PLN kepada para pelaku UMKM agar mampu berkembang secara berkelanjutan dan memiliki daya saing lebih tinggi.
"Saat ini Rumah BUMN Nunukan telah membina sebanyak 394 UMKM di Kabupaten Nunukan. Kami ingin para pelaku usaha tidak hanya berkembang di pasar lokal maupun nasional, tetapi juga siap menembus pasar internasional,” ungkap Dian pada Selasa, 14 Juli 2026.
BACA JUGA:
PLN UIP KLT Berdayakan Perempuan Balikpapan Kelola Sampah Organik - ibukotakini.com
Melalui pelatihan ini, pihaknya berharap UMKM semakin memahami proses ekspor, meningkatkan kualitas produk, dan lebih percaya diri memanfaatkan peluang bisnis global," ujar Dian.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Nunukan, Saparuddin, yang membahas berbagai aspek penting dalam perdagangan internasional.
Materi yang diberikan meliputi prosedur ekspor, persyaratan perdagangan internasional, pemetaan peluang pasar luar negeri, hingga strategi mempersiapkan produk agar memenuhi standar kualitas pasar global.
“Pendekatan tersebut diharapkan mampu memberikan bekal praktis bagi pelaku usaha untuk lebih siap menghadapi persaingan di pasar internasional,” imbuhnya.
Salah satu peserta, Nuralam, pemilik UKM 9999, mengaku memperoleh banyak wawasan baru yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usahanya.
Menurutnya, materi yang diberikan membantu pelaku usaha memahami tahapan ekspor, terutama dalam mempersiapkan produk ketika menerima permintaan dari pembeli luar negeri.
BACA JUGA:
PLN Hadirkan Alat Pertanian Listrik untuk Tingkatkan Panen di Kutim - ibukotakini.com
"Pelatihan ini memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai tahapan ekspor, terutama bagaimana mempersiapkan produk ketika ada permintaan dari buyer luar negeri, khususnya Malaysia. Materi yang disampaikan sangat aplikatif dan membuka optimisme bagi kami untuk memperluas pasar," katanya.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa PLN tidak hanya berperan menyediakan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga menjadi penggerak pembangunan ekonomi melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, UMKM merupakan salah satu sektor strategis yang mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.
"PLN percaya bahwa UMKM merupakan salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, melalui Rumah BUMN kami terus menghadirkan program pembinaan yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha, mulai dari peningkatan kualitas produk, penguatan kapasitas bisnis, hingga perluasan akses pasar, termasuk pasar ekspor," ucap Chaliq.
BACA JUGA:
Berkat YBM PLN, Penjahit dan Pedagang Salome Balikpapan Wujudkan Impian - ibukotakini.com
Ia berharap semakin banyak UMKM di Nunukan yang mampu bersaing di pasar internasional sehingga dapat memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.
“Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Kabupaten Nunukan dinilai memiliki posisi strategis untuk mengembangkan berbagai produk unggulan ke pasar global,” ujarnya.
Pihaknya optimistis, melalui pendampingan yang konsisten, UMKM binaan akan semakin adaptif terhadap dinamika perdagangan internasional, mampu memenuhi standar kualitas global, serta memperluas jejaring bisnis lintas negara.
“Ke depan, PLN UID Kaltimra memastikan akan terus memperkuat peran Rumah BUMN sebagai pusat pengembangan UMKM melalui pelatihan, pendampingan, digitalisasi usaha, hingga perluasan akses pemasaran,” tutupnya. ***
