
PLN Sulap Sampah Jadi Bantuan untuk Pejuang Kanker
- Program Sedekah Sampah Bernilai menjadi salah satu contoh penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG)
Samarinda
IBUKOTAKINI.COM - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Samarinda mendukung pelaksanaan Program Sedekah Sampah Bernilai di Kecamatan Samarinda Ulu.
Program kolaboratif ini tidak hanya mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan, tetapi juga membantu operasional Rumah Kanker Samarinda melalui hasil penjualan sampah yang memiliki nilai ekonomi.
Kegiatan yang digelar pada 17 Juni 2026 tersebut melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
Melalui program ini, masyarakat diajak memilah dan mengumpulkan sampah yang masih bernilai jual. Sampah yang terkumpul kemudian dikelola dan dijual.
Sementara hasilnya disalurkan untuk mendukung kebutuhan operasional Rumah Kanker Samarinda yang selama ini menjadi tempat pendampingan bagi para pasien kanker.
Camat Samarinda Ulu, Sujono, menilai Program Sedekah Sampah Bernilai sebagai inovasi yang mampu mengintegrasikan aspek lingkungan, ekonomi, dan kemanusiaan dalam satu gerakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Program tersebut mengubah paradigma bahwa sampah bukan sekadar limbah, melainkan dapat menjadi sumber manfaat apabila dikelola dengan baik.
BACA JUGA:
YBM PLN UID Kaltimra Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 11 Siswa Berprestasi - ibukotakini.com
"Program Sedekah Sampah Bernilai memiliki nilai yang sangat mulia karena mengajarkan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekaligus peduli terhadap sesama. Sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat diubah menjadi sumber manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," ucap Sujono.
Ia juga mengapresiasi dukungan PLN UP3 Samarinda dan seluruh pihak yang terlibat sehingga program tersebut mampu menjangkau manfaat yang lebih luas.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan Program Sedekah Sampah Bernilai menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi berbagai pihak dapat menghadirkan dampak positif bagi lingkungan sekaligus masyarakat.
Komitmen PLN terhadap pembangunan berkelanjutan tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang mendukung aspek sosial dan lingkungan.
"PLN meyakini bahwa keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga melalui kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Program Sedekah Sampah Bernilai membuktikan bahwa langkah sederhana seperti memilah sampah dapat menghadirkan manfaat besar bagi sesama," kata Chaliq.
Ia berharap gerakan serupa dapat direplikasi di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur maupun Kalimantan Utara sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
BACA JUGA:
Berkontribusi Turunkan Angka Stunting, PLN Kaltimra Raih Penghargaan - ibukotakini.com
Sementara itu, Manager PLN UP3 Samarinda, Adrian Sitompul, menegaskan bahwa program tersebut selaras dengan komitmen PLN dalam mendukung kegiatan sosial dan lingkungan yang berdampak berkelanjutan.
Program Sedekah Sampah Bernilai menunjukkan bahwa aksi sederhana yang dilakukan secara bersama-sama mampu menghasilkan manfaat besar, baik bagi lingkungan maupun masyarakat yang membutuhkan.
"Selain menjaga kebersihan lingkungan, hasil yang diperoleh juga dapat membantu operasional Rumah Kanker Samarinda dan memberikan harapan bagi mereka yang sedang berjuang melawan penyakit," ujarnya.
PLN UP3 Samarinda, lanjut Adrian, akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan program-program yang memberi dampak positif bagi masyarakat.
Program Sedekah Sampah Bernilai menjadi salah satu contoh penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terus didorong PLN di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
“Melalui kolaborasi lintas sektor, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah sekaligus memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial,” tandasnya. ***
