PLN UID Kaltimra Nyalakan Listrik untuk 32 Keluarga Prasejahtera
Tren

PLN UID Kaltimra Nyalakan Listrik untuk 32 Keluarga Prasejahtera

  • Program Light Up The Dream merupakan bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah dari insan PLN melalui YBM PLN UID Kaltimra
Tren
Bunga Citra

Bunga Citra

Author

IBUKOTAKINI.COM - Sebanyak 32 keluarga prasejahtera di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara kini dapat menikmati listrik di rumah mereka melalui program Light Up The Dream (LUTD) yang dijalankan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra). 

Program ini menjadi bentuk kepedulian insan PLN melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Kaltimra. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari insan PLN diwujudkan menjadi bantuan penyambungan listrik bagi keluarga yang membutuhkan. 

Ketua YBM PLN UID Kaltimra Bambang Heriyanto mengatakan, program Light Up The Dream merupakan salah satu bentuk penyaluran amanah dari insan PLN agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. 

“Setiap dana yang dititipkan kepada YBM adalah amanah yang harus kami jaga dan salurkan dengan tepat. Melalui Light Up The Dream, amanah dari insan PLN kami wujudkan menjadi sambungan listrik yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh keluarga penerima,” terang Bambang dalam keterangan tertulis, Senin (31/8/2026). 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/pln-sustain-action-2026-dibuka-inovasi-kaltim-kaltara-peluang-mendunia

Menurut Bambang, kehadiran listrik di rumah penerima manfaat diharapkan tidak hanya memberikan penerangan. 

"Juga membawa keberkahan dan membuka kesempatan bagi keluarga untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik," imbuhnya.

Salah satu penerima manfaat, Alwi, mengaku bersyukur setelah rumahnya mendapatkan sambungan listrik melalui program LUTD. 

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN dan YBM PLN. Sekarang rumah kami sudah terang dan berbagai aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah,” kata Alwi. 

PLN UID Kaltimra Nyalakan Listrik untuk 32 Keluarga Prasejahtera

Ia berharap bantuan tersebut menjadi berkah bagi para insan PLN yang telah ikut berkontribusi melalui program tersebut. 

Hal senada disampaikan M. Arbadi. Menurut dia, adanya listrik membuat aktivitas keluarganya di rumah menjadi lebih nyaman. 

“Adanya listrik di rumah sangat membantu kami. Terima kasih kepada PLN dan YBM PLN yang telah membantu keluarga kami mendapatkan listrik,” tutur Arbadi.

General Manager PLN UID Kaltimra Muchamad Chaliq Fadli mengatakan, program Light Up The Dream tidak hanya dimaknai sebagai upaya menghadirkan penerangan bagi masyarakat. 

Menurut dia, LUTD juga menjadi bentuk kepedulian dan gotong royong insan PLN untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/pln-perluas-listrik-ke-168-desa-kaltim-kaltara-sasar-9-885-pelanggan

“Ketika listrik menyala, aktivitas di rumah menjadi lebih mudah. Anak-anak dapat belajar lebih nyaman, keluarga dapat menjalankan aktivitas dengan lebih baik, dan kesempatan untuk menjadi lebih produktif pun terbuka,” ujar Chaliq. 

Ia mengatakan, kolaborasi dan kepedulian menjadi bagian penting untuk memperluas manfaat program sosial PLN, termasuk melalui YBM PLN. 

Chaliq berharap bantuan sambungan listrik tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi 32 keluarga penerima manfaat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. 

“Bagi kami, yang dinyalakan bukan hanya listrik, tetapi juga harapan dan kesempatan untuk kehidupan yang lebih baik,” katanya.
Program Light Up The Dream merupakan bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari insan PLN melalui YBM PLN UID Kaltimra. 

Dana tersebut kemudian diwujudkan menjadi sambungan listrik bagi keluarga prasejahtera yang membutuhkan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. 

Melalui program ini, PLN UID Kaltimra tidak hanya menghadirkan penerangan di rumah warga, tetapi juga membuka akses terhadap aktivitas yang sebelumnya terbatas karena ketiadaan listrik. 

Bagi keluarga penerima manfaat, listrik menjadi bagian penting untuk mendukung kegiatan belajar anak, aktivitas rumah tangga, hingga peluang meningkatkan produktivitas. ***